Politik
Anggota Dewan Banyak tidak Hadir, Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Pansus Batal
Laporan:Fahrin Waruwu
Rabu, 05 Okt 2016 09:32
ROKANHULU - Pelaksanaan Rapat paripurna tentang penyampaian
laporan Pansus sekaligus pengambilan keputusan terhadap 3 Ranperda dan
penyampaian Ranperda RPJMD serta Ranperda Pembinaan dan Pengawasan
Koperasi yang telah dijadwalkan Selasa (4/10) pukul 10.00 Wib batal
dilaksanakan.
Sehingga Pimpinan DPRD Kabupaten Rokan Hulu mengaku kecewa, di karenakan
minimnya jumlah Anggota DPRD Rohul yang hadir, sehingga rapat paripurna
pengambilan keputusan terhadap 3 Ranperda dan penyampaian dua Raperda
baru tersebut batal dilaksanakan, karena Anggota DPRD Rohul tidak
memenuhi kuorum.
Pantauan beberpa awak media di ruang Paripurna DPRD Rohul, semulanya
pada pukul 11.00 WIB, kehadiran Anggota DPRD Rohul hanya 18 orang dari
45 anggota DPRD Rohul. Karena belum memenuhi kuorum, maka sidang ditunda
pada pukul 14.00 Wib. Pada saat sidang dibuka, tingkat kehadiran dari
Anggota DPRD Rohul menjadi 10 orang.
''Batalnya sidang paripurna, karena tidak kuorum kehadiran Anggota DPRD
Rohul. Kita tidak tau alasan ketidakhadiran dari Anggota DPRD Rohul yang
telah diundang untuk menghadiri Rapat paripurna hari ini (Selasa,
red),''ungkap Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri SH kepada wartawan, Selasa
(4/10).
Ketua DPRD Rohul mengaku kecewa dengan kurang disiplinya Anggota DPRD
Rohul, dimana pada agenda Rapat parpurna pengambilan keputusan terhadap 3
ranperda yang telah selesai bahas oleh Pansus, jumlah Anggota DPRD
Rohul yang hadir minim. Sehingga rapat paripurna batal dilaksanakan.
Dengan batal paripurna, maka Banmus DPRD Rohul akan menjadwal ulang
pelaksanaan agenda rapat paripurna tersebut, tentu lanjut Kelmi,
konsekuensinya banyak agenda yang sebelumnya telah ditetapkan Banmus
akan terganggu.
Seperti percepatan pembahasan Ranperda RPJMD Rohul 2016-2021 yang
mestinya disampaikan Pemerintah Kabupaten Rohul ke DPRD Rohul batal.
''Ini jelas akan mempengaruhi terhadap pembahasan RAPBD Rohul 2017,
karena pembahasan RAPBD 2017 harus tuntas terlebih dulu Ranperda RPJMD
Rohul 2016-2012.Kita minta Pengurus Partai politik, untuk melakukan
pembinaan kader-kadernya yang dududk di DPRD, agar memiliki tugas dan tanggungjawabn terhadap lembaga DPRD,'' ujarnya
Disamping itu, kata Politisi Partai Demokrat Rohul itu, keaktifan dari
Anggota DPRD Rohul saat ini, tidak berbanding antara tanggungjawab
didalam daerah dengan luar daerah.
''Ketika ada perjalanan dinas luar, Anggota DPRD Rohul hadir
seluruhnya, sebaliknya ketika rapat paripurna yang digelar hari ni,
sangat minim yang hadir. Tentu ini menjadi catatan bagi Pengurus Parpol
yang kader-kadernya duduk di DPRD untuk dilakukan evaluasi, bila mana
tidak disiplin, dan kalau tak mau jadi anggota DPRD Rohul, yang di PAW
saja,'' tegasnya.
Dengan batalnya pelaksanaan rapat paripurna tersebut, mengakibatkan
dua Ranperda yakni Ranperda tentang Pencegahan dan Penanggulangan
terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika, Psikotropika
dan zat adiktif lainnya, Ranperda tentang Bantuan Hukum serta Revisi
Tatib DPRD Rohul yang seharusnya diambil keputusan persetujuan atau
pengesahan tertunda. (fah)
Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok
Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh
AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader
Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol
H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau
Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).
Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem
Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon
Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji
Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon