Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Politik
  • Asisten I Pemdakab Rohul, PNS di Rohul Diminta Tak Terlibat Politik Praktis

PILKADA ROHUL

Asisten I Pemdakab Rohul, PNS di Rohul Diminta Tak Terlibat Politik Praktis

Laporan : Fahrin Waruwu
Minggu, 16 Agu 2015 18:49
Fahrin Waruwu
Asisten I Setda Rohul buka palaksanaan bimtek kampanye oleh KPU.

ROKAN HULU - Dalam rangka pelaksanaan Pilkada serentatak 9 Desember 2015 Mendatang, yang mana Kabupaten Rohul salah satu masuk didalam perhelatan tersebut,  Asisten I Pemerintahan Setda Kabupaten Rokan Hulu Juni Syafrin menghimbau kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS), anggota TNI dan Polri di Rohul tidak terlibat politik praktis pada Pilkada serentak 2015 tersebut.

 
"Kita himbau kepada seluruh PNS se Kabupaten Rohul, untuk mengikuti aturan yang ada ditambah edaran KemenPan, hindari diri dari pilitik praktis, kata Asisten PemRohul Juni Syafrin saat mewakili Bupati Rohul membuka "Bimbingan Teknis (Bimtek) Sosialisasi dan Kampanye pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu 2015" di Hotel Sapadia Pasir Pengaraian, Sabtu (15/8/2015) sore
 
Meski surat edaran surat edaran Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan RB), 22 Juli 2015 lalu, belum ada di di terimanya namun yang dia baca di media massa, PNS, anggota TNI dan Polri dilarang terlibat politik.
 
"Cuma yang masih agak abu-abu sampai sekarang ini adalah PNS. Mereka punya hak pilih, namun tidak boleh ikut kampanye," ujarnya.
 
Menurut Juni, menjelang Pilkada seperti sekarang ini PNS akan rawan dipolitisir. Ia mengimbau PNS mentaati surat edaran Menpan RB, agar tidak terlibat dalam politik. Karena jika ketahuan, bakal ada sanksi, baik sanksi ringan, sanksi sedang, hingga sanksi berat.
 
"PNS itu masih dikukung oleh aturan yang ada. Dari itu jangan sesekali ada di lokasi kampanye. Ada PNS yang sudah difoto oleh petugas Panwas, baru dia memohon," ungkapnya.
 
Juni menambahkan Pilkada bukan untuk memecah belah, namun untuk memilih pemimpin yang sangat terbaik dari yang terbaik. Ia mengimbau warga Rohul tidak terpecah belah karena beda dukungan di Pilkada nanti. "Jangan sampai kita pecah belah," ajak Juni dan menerangkan bahwa setiap pelaksanaan Pilkada juga rawan sengketa.(Fah)

Politik
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.