Senin, 06 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • BPN: Kiai Maruf, Prabowo Hampir Mati Bela Pancasila

Politik

BPN: Kiai Maruf, Prabowo Hampir Mati Bela Pancasila

Sabtu, 30 Mar 2019 16:32
Detik.com
JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menjawab pernyataan Ma'ruf Amin yang berbicara soal ideologi khilafah tidak akan laku di Indonesia. BPN menegaskan sang capres cinta Pancasila.

Juru bicara BPN, Andre Rosiade mengatakan Prabowo sudah berkali-kali hampir mati demi Pancasila. Sementara itu, kata dia, Joko Widodo-Ma'ruf sekadar bernarasi cinta Pancasia.

"FYI Kiai Ma'ruf, Pak Jokowi dan Pak Ma'ruf baru bernarasi 'saya Pancasila', Prabowo berkali-kali hampir mati untuk membela Pancasila di medan tempur," kata juru bicara BPN Praowo-Sandi, Andre Rosiade kepada wartawan, Sabtu (30/3/2019).

Andre berharap tidak ada lagi tudingan soal ideologi khilafah yang dilemparkan kepada paslon 02. Ia pun menyebut kampanye hitam ini tampak terstruktur dan sistematis. Andre bahkan menyamakannya dengan PKI.

"Ini cara-cara yang tidak sehat dan ini menurut saya ini dilakukan terstruktur, sistematis, dan masif. Jadi memang pihak TKN sudah ketakutan kalah dari Prabowo-Sandi sehingga mereka melakukan kampanye hitam dan keji seakan-akan kami akan mengubah ideologi Pancasila jadi khilafah," sebut politikus Gerindra itu.

"Saya ingin menegaskan cara-cara yang membenturkan antara Islam dan Pancasila ini kalau mengutip pidato Jenderal AH Nasution, ini cara-cara PKI. Jadi mirip ini. Itu yang dilakukan PKI dari tahun 50-60-an dulu," imbuh Andre.

Sekali lagi, Andre menegaskan Prabowo-Sandi mendukung Pancasila dan UUD 1945. Ia mengatakan kelahiran Pancasila turut didukung umat Islam.

"Pancasila itu bisa disahkan jadi dasar negara karena didukung oleh umat Islam. Saya rasa Pancasila sudah final, kami mengatakan Pancasila adalah ideologi kita, kami mendukung UUD 1945, kebinekaan, dan mendukung NKRI harga mati," kata Andre.

Sebelumnya, Ma'ruf mengatakan paham atau ideologi khilafah bukan masalah besar bagi Indonesia. Dia mengatakan ideologi tersebut tak akan laku karena masyarakat Indonesia sudah punya kesepakatan bersama soal bentuk negara.

Kesepakatan bersama tersebut menjadi alasan MUI maupun organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam menolak paham khilafah diterapkan di Indonesia

"Saya kira khilafah tidak masalah. Itu tidak akan laku di Indonesia. Semua elemen bangsa tidak akan menerima kehadiran khilafah karena kita sudah punya kesepakatan, Pancasila dan UUD 1945. Bentuk negara kita republik juga. Makanya MUI sendiri, NU, Muhammadiyah semua menolak khilafah," kata Ma'ruf Amin di Lapangan Kamboja, Depok, Jawa Barat, Sabtu (30/3).



Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Senin, 06 Jul 2026 13:37

    Masa Jabatan Syamsuwir Berakhir, Walikota Tunjuk Masykur Tarmizi Jabat Plh Sekda Pekanbaru

    PEKANBARU-Masa jabatan Syamsuir sebagai Pelaksana harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru telah berakhir. Ia kini kembali menjabat sebagai Asisten I Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Pek

  • Senin, 06 Jul 2026 13:35

    Masih Tentang Perhutanan Sosial

    BEBERAPA hari yang lalu, Direktur Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan dan jajaran berkunjung dan melaksanakan beberapa kegiatan di Provinsi Riau. Salah satu kegiatan yang menarik dan penu

  • Senin, 06 Jul 2026 13:32

    Usai Ditegur, Kepala OPD Penuhi Ruang Rapat Paripurna DPRD Riau

    PEKPEKANBARU-Usai ditegur Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto, dalam rapat paripurna penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD

  • Senin, 06 Jul 2026 13:30

    Balai Adat Datuak Panglimo Dalam di Kampung Suhardiman Amby Digeledah KPK

    KUANSING-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali beraksi di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Senin (6/7/2026). Lembaga antirasuah itu melakukan penggeledahan di sejumlah tempat. Salahsat

  • Senin, 06 Jul 2026 13:27

    Pemprov Riau Lakukan Percepatan 4.836 Bantuan Stimulus Perumahan Swadaya

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melakukan percepatan pelaksanaan Bantuan Stimulus Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2026 di Provinsi Riau.Untuk percepatan program Pemerintah Pusat t

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor