Sabtu, 04 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • BPN Bantah Prabowo Tak Paham Hukum: Rahasia Umum PPP Ada 2 Kubu

Politik

BPN Bantah Prabowo Tak Paham Hukum: Rahasia Umum PPP Ada 2 Kubu

Kamis, 28 Feb 2019 10:35
Detik.com
Andre Rosiade
JAKARTA - Sekjen PPP Arsul Sani menyebut capres Prabowo Subianto tak paham hukum karena mengklaim dia mendapat dukungan sah dari PPP hasil muktamar. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno membantah pernyataan Arsul.

"Ya, bukan Pak Prabowo nggak paham hukum, tapi memang sudah menjadi rahasia umum bahwa PPP itu saat ini ada dua kubu," kata jubir BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade, kepada wartawan, Kamis (28/2/2019).

Andre mengatakan dukungan yang diberikan PPP di Temanggung, Jawa Tengah, merupakan suatu fakta yang tak terbantahkan. Andre kemudian menyinggung soal kubu Ketum Romahurmuziy (Rommy) yang mendapatkan legalitas karena mendukung pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

"Bahwasanya PPP yang memberikan dukungan kepada Pak Prabowo itu tidak mendapatkan legalitas, itu soal lain. Karena kita tahu, yang kubu sebelah sana mendapatkan legalitas, karena mendukung pemerintah Jokowi, yang sebelah sini, tidak mendukung pemerintah Pak Jokowi," ujar dia.


Terlepas dari itu, Andre mengatakan apa yang dilakukan Prabowo merupakan bentuk penghargaan terhadap setiap dukungan yang diberikan dari golongan mana pun. "Yang jelas kita mengapresiasi segala bentuk dukungan terhadap Prabowo," tuturnya.

Sebelumnya, Prabowo mengaku mendapatkan dukungan dari PPP hasil muktamar. Deklarasi dukungan PPP dilakukan di Temanggung, Jawa Tengah (Jateng).

Prabowo menjelaskan, dia maju sebagai capres di Pilpres 2019 berkat dukungan sejumlah partai, yaitu PAN, PKS, Gerindra, Demokrat, dan Berkarya.

Namun, mendekati pemilu, Prabowo mengaku kembali mendapatkan dukungan. Kali ini dari partai berlogo Kakbah atau PPP. Prabowo mengklaim PPP yang mendukungnya adalah hasil muktamar, bukan PPP akal-akalan.

"Baru tadi siang saya menerima deklarasi dari PPP," ucap Prabowo.

"Jadi PPP hasil muktamar, bukan hasil akal-akalan," sambungnya.


Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Sabtu, 04 Jul 2026 16:28

    Pramono Bocorkan Desain Jembatan Gembok Cinta di Rasuna Said

    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa kawasan Jalan HR Rasuna Said akan dilengkapi dengan tiga hingga empat jembatan yang dikenal sebagai "Gembok Cinta". Jembatan-jembatan ini akan

  • Sabtu, 04 Jul 2026 16:15

    Direktur Baru PTPN I Siapkan Lima Pilar Transformasi Perusahaan Menuju Agribisnis Modern

    Abdul Rivai Ras, Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I yang baru, telah mengumumkan inisiatif besar untuk memodernisasi perusahaan. Ia menyiapkan lima pilar transformasi strategis demi mempe

  • Sabtu, 04 Jul 2026 15:51

    Pengembangan Kelapa Genjah di Pesisir Penajam Paser Utara Dorong Ekonomi dan Ketahanan Pangan

    Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengambil langkah strategis dengan mengembangkan kelapa genjah di wilayah pesisir. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat se

  • Sabtu, 04 Jul 2026 15:50

    Ginda Burnama Minta Jangkauan Bus Listrik Pekanbaru Sampai ke Tiga Kabupaten

    PEKANBARU â€" Rencana Pemerintah Kota Pekanbaru mengoperasikan bus listrik mendapat perhatian dari Anggota DPRD Riau Daerah Pemilihan Pekanbaru, Ginda Burnama. Ia mengingatkan agar seluruh perencanaan

  • Sabtu, 04 Jul 2026 15:05

    Indonesia Perluas Pasar Global, Ekspor Perdana Tuna Loin Maluku Tembus Thailand

    Indonesia mencetak sejarah baru dalam perdagangan internasional dengan berhasil mengirimkan ekspor perdana tuna loin beku dari Maluku menuju Thailand. Pengiriman ini melibatkan 11 metrik ton tuna loin

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor