Politik
Berkah Sakit, Cerita Anies Baswedan Ditunjuk Jadi Cagub DKI
Jumat, 14 Okt 2016 11:10
JAKARTA - Nama Anies Baswedan memang tak diperhitungkan sebelumnya masuk bursa pemilihan Gubernur DKI Jakarta. Meski dalam beberapa survei elektabilitasnya bisa dibilang tinggi, Anies mengklaim dirinya tak pernah menawarkan diri dalam penjaringan partai manapun.
Namun, dalam satu kesempatan, cerita menarik dipaparkan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut saat dipilih Partai Gerindra dan PKS untuk maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub DKI) di menit akhir.
"Awalnya, saya akan menghadiri acara di New York. Namun, saya jatuh sakit dan saya harus dirawat di rumah sakit. Saat dirawat itu lah, Pak Romi (Ketua Umum PPP, Romahurmuziy) datang ke saya atas nama dahulu masih koalisi kekeluargaan, menyatakan bahwa nama saya dalam survei memiliki elektabilitas yang cukup tinggi. Beliau lantas meminta saya untuk masuk dalam bursa Calon Gubernur DKI. Saya bilang saya akan mempertimbangkannya," papar Anies saat berbincang dalam Diskusi Redbons, di Redaksi Okezone, Jalan Kebon Sirih, Kamis 13 Oktober 2016.
Setelah itu, dirinya mendiskusikan tawaran itu kepada keluarga. Ia mengaku bahwa keluarga adalah sumber inspirasi yang harus dimintai pendapat soal keputusan.
"Saya tanya ke ibu, ke anak, ke istri, apakah boleh jika saya menjadi Calon Gubernur DKI. Karena saya yakin, jika saya mencalonkan diri, keluarga pun pasti akan kena imbasnya. Mereka bilang, jika ada kesempatan untuk memberikan sumbangsih mewarnai negeri, maka ambillah, itu jadi tugas saya dalam bernegara," ujar Anies.
Selanjutnya, Anies mendengar kabar bahwa koalisi kekeluargaan pecah menjadi dua. Dan di akhir pendaftaran, PKS dan Gerindra menelefon dirinya dan kembali menawarkan diri untuk mengusung mantan Rektor Universitas Paramadina itu maju dalam Pilgub DKI 2017.
"Di akhir pendaftaran, saya kembali ditelefon, saya lihat koalisi Cikeas sudah menentukan calonnya, maka saya pun menyatakan kesediaannya untuk dicalonkan menjadi Calon Gubernur DKI," ucap Anies.
Anies mengaku bahagia sekaligus heran dengan cerita dirinya tersebut. Ia mengaku bahwa takdir yang diberikan Tuhan kepada dirinya datang melalui cara yang ia tak pernah duga sedikit pun.
"Jalan Allah itu tidak ada yang mengira, saya tak pernah menawarkan diri menjadi gubernur, namun ceritanya menjadi seperti ini. Takdir Allah itu tak pernah bisa ditebak sedikit pun," pungkas Anies. (Okezone.com)
Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok
Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh
AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader
Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol
H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau
Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).
Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem
Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon
Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji
Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon