Selasa, 30 Jun 2026
  • Home
  • Politik
  • Cakades se Rohul yang Menang Karena Money Politik, Terancam Tidak Akan Dilantik

Cakades se Rohul yang Menang Karena Money Politik, Terancam Tidak Akan Dilantik

Laporan : Fahrin Waruwu
Rabu, 30 Nov 2016 14:55
Fahrin Waruwu
Plt Bupati Rohul H Sukiman saat menyampaikan arahan kepada seluruh seluruh Kepala SKPD Pemkab Rohul usai paripurna di Kantor DPRD Rohul Selasa,
ROKANHULU - Plt Bupati Rokan Hulu H Sukiman menegaskan tidak akan melantik calon kepala desa yang menang pada Pilkades yang terbukti melakukan suap untuk meraup suara masyarakat.

"Saya sudah buat kesepakatan dengan Kapolres Rohul AKBP Yusuf Rahmanto MH SIk. Dimana, untuk calon kades yang terbukti menyogok masyarakat untuk memenangkan dirinya, tidak akan saya lantik," tegas H Sukiman saat menghadiri rapat paripurna DPRD Rohul Selasa, (29/11/2016)

Hal ini disampaikan oleh Plt Bupati Rohul H Sukiman untuk mengingatkan seluruh Calon Kepala Desa di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang akan bertarung dalam pemilihan kepala desa (pilkades) serentak 1 Desember 2016, agar harus berpikir panjang jika melakukan politik uang (money politic).

Selain itu  H Sukiman menjelaskan, hal itu dilakukan untuk menciptakan pilkades yang bersih dari politik uang. "Hendaknya calon kepala desa mencalonkan diri karena niat yang baik dan jujur. Saya mau pilkades tahun ini dan kedepannya bersih dari yang namanya sogokan," pintanya.

Plt Bupati Rohul Ini berharap, agar pilkades serentak 2016 ini melahirkan kepala desa yang jujur dan transparan. Dengan demikian kepala desa yang terpilih nantinya, akan mampu membangun desa dengan merata.

"Karena sekarang ini dana desa mencapai 1 milyar. Jika kepala desa jujur dan transparan mengelola anggaran tersebut, saya rasa pembangunan desa akan merata," terangnya.

Mantan Dandim Inhil itu juga mengingatkan masyarakat agar cerdas memilih kepala desanya. "Jangan korbankan pembangunan desa dengan iming-iming uang," tegasnya lagi.

H Sukiman juga meminta agar masyarakat tetap menjaga kesatuan dan persatuan meskipun berbeda pilihan. Ia tidak ingin terjadi kisruh antar masyarakat saat proses pilkades ini nantinya.(fah) 
Politik
Berita Terkait
  • Rabu, 26 Nov 2025 09:37

    Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok

    Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh

  • Selasa, 04 Nov 2025 05:26

    AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader

    Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol

  • Senin, 27 Okt 2025 10:17

    H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau

    Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).

  • Kamis, 04 Sep 2025 13:45

    Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem

    Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon

  • Kamis, 04 Sep 2025 11:40

    Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji

    Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor