Politik
Curhatan Anies Baswedan saat Di-Reshuffle Jokowi
Jumat, 14 Okt 2016 11:26
JAKARTA - Bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bercerita tentang sepak terjangnya di pemerintahan Joko Widodo. Selama hampir dua tahun, Mantan Rektor Universitas Paramadina itu pernah menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
"Saat Mei 2014 saya ditelefon oleh Joko Widodo. Kita berdua itu sudah kenal lama, saat saya membuat gerakan Indonesia Mengajar, dia juga mengadopsinya dan bikin Solo Mengajar. Beliau meminta saya untuk mendukung dirinya. Setelah itu, tak berlangsung lama, JK (Jusuf Kala) juga menelefon meminta hal yang sama, jadi saya menerima ajakan mereka," kata Anies saat menghadiri diskusi Redbons di Redaksi Okezone, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis 13 Oktober 2016.
Menurut Anies, setelah pasangan Jokowi-JK memenangkan Pilpres 2017 lalu, dirinya langsung ditunjuk menjadi salah satu tim trasisi untuk mempersiapkan pemerintahan mantan Wali Kota Solo itu nantinya.
"Saya ditunjuk menjadi salah satu dari empat dalam tim transisi pada waktu itu. Lalu ada pembentukan kabinet, saya lantas ditunjuk untuk menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan," jelas Anies.
Anies pun mengaku, selama menjabat sebagai menteri, dirinya hanya fokus bekerja menjalankan amanat yang diberikan. Ia mengaku tak mengikuti gosip yang beredar saat itu bahwa dirinya menjadi salah satu kandidat yang bakal terkena reshuffle.
"Saya tak diberitahu sebelumnya (jika akan di-reshuffle) saya hanya fokus bekerja. Namun, tiba-tiba Pak Pratikno (Menteri Sekretaris Negara) memanggil saya bahwa saya akan di-reshuffle. Saya bilang itu tak jadi masalah," ungkapnya.
"Saya pun bertemu dengan Pak Jokowi, saya berterima kasih karena telah diberi kesempatan untuk mewarnai negeri ini. Saya tidak pernah tanya kenapa saya di-reshuffle, bagi saya ini beda dengan dicerai dengan istri atau suami, jabatan itu kan memang untuk sementara, enggak abadi," tambah dia.(Okezone.com)
Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok
Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh
AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader
Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol
H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau
Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).
Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem
Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon
Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji
Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon