DPR Inisiasi Lembaga Keuangan Asia Sidang APA Hasilkan Lima Resolusi
Laporan :Joko Prasetyo
Jumat, 21 Agu 2015 07:11
Kelima draf resolusi hasil pembahasan yang disepakati tesebut yaitu soal pembanguinan sumber daya energi berkelanjutan, penanganan lingkungan, pengentasan kemiskinan di kawasan Asia, Human Traficking dan Terorisme.
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon yang membuka sidang pada Rabu (19/8), sekaligus menutup sidang APA, Kamis (20/8) kemarin, menjelaskan ada gagasan progresif untuk menghadapi krisis ekonomi di Asia, termasuk persiapan apabila krisis terus berkepanjangan. Beberapa gagasan ini belum dapat diadopsi misalnya, munculnya lembaga keuangan baru di wilayah Asia, seperti yang pernah digagas yaitu Asian Monetary Fund, Asian Currently, meskipun itu baru sebatas ide-ide.
"Kita dukung perlunya protokol untuk pengamanan mengatasi krisis. Semacam IMF nya Asia lah kira-kira begitu. Ttapi, ini memang belum menuju ke sana. Ini baru sebatas gagasan. Meski ini domainnya eksekutif, tetapi DPR berupaya menginisiasinya," kata Fadli Zon usai menutup Sidang APA di Jakarta, kemarin.
Fadli mengatakan, pembentukan lembaga keuangan baru untuk wilayah Asia tersebut, merupakan pemikiran dan keinginan agar negara-negara di Asia memiliki satu kekuatan untuk menghadapi terpaan kriris. Keinginan itu bercermin dari negara-negara di eropa yang membuat kekuatan Uni Eropa, sehingga menjadikan negara-negara di benua bagian barat dunia itu menjadikan lebih kuat dalam menghadapi persoalan termasuk krisis keuangan yang dialamai negara-negara anggotanya.
"Isu global financial juga menjadi topic bahasan, kami banyak mendapat masukan dari para narasumber yang dihadirkan dalam sidang. Juga general statemen dari tiap negara," ujarnya.
Usulan ini muncul setelah adanya krisis yang menerjang perekonomian Asia. Salah satu sebabnya, adanya devaluasi mata uang Yuan. Hal ini berdampak pada ekonomi di seluruh Asia, termasuk Indonesia. Saat ini, antisipasi akibat devaluasi mata uang Yuan ini baru sekitar 3,5 persen, padahal, rencananya antisipasi dampak ekonomi ini mencapai 10 persen. Kondisi yang sudah dirasakan oleh Indonesia adalah melemahnya nilai tukar rupiah.
Fadli Zon menegaskan, DPR menjadi yang terdepan dalam diplomasi parlemen se-Asia. Indonesia, kata dia, sudah menunjukkan peran yang besar di Asia. Dalam parlemen se-Asia ini, DPR akan menjadi pendukung diplomasi pemerintah dengan negara lain untuk kepentingan nasional (tio)
Politik
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura
TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)
Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan
PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa
267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan
TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S
2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik
Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di
Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis
BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara