Rabu, 01 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • DPR Inisiasi Lembaga Keuangan Asia Sidang APA Hasilkan Lima Resolusi

DPR Inisiasi Lembaga Keuangan Asia Sidang APA Hasilkan Lima Resolusi

Laporan :Joko Prasetyo
Jumat, 21 Agu 2015 07:11
JAKARTA-Indonesia menjadi tuan rumah dalam sidang komite  bidang ekonomi dan pembangunan berkelanjutan Asian Parliament Assembly (APA), yang berakhir Kamis (20/8) kemarin.). Dalam sidang yang dihadiri delegasi negara se-Asia ini, dihasilkn lima rekomendasi bidang ekonomi antar negara di Asia.

 Kelima draf resolusi hasil pembahasan yang disepakati tesebut yaitu soal pembanguinan sumber daya energi berkelanjutan, penanganan lingkungan, pengentasan kemiskinan di kawasan Asia, Human Traficking dan Terorisme.

 Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon yang membuka sidang pada Rabu (19/8), sekaligus menutup sidang APA, Kamis (20/8) kemarin, menjelaskan ada gagasan progresif untuk menghadapi krisis ekonomi di Asia, termasuk persiapan apabila krisis terus berkepanjangan. Beberapa gagasan ini belum dapat diadopsi misalnya, munculnya lembaga keuangan baru di wilayah Asia, seperti yang pernah digagas yaitu Asian Monetary Fund, Asian Currently, meskipun itu baru sebatas ide-ide.

 "Kita dukung perlunya protokol untuk pengamanan mengatasi krisis. Semacam IMF nya Asia lah kira-kira begitu. Ttapi, ini memang belum menuju ke sana. Ini baru sebatas gagasan. Meski ini domainnya eksekutif, tetapi DPR berupaya menginisiasinya," kata Fadli Zon usai menutup Sidang APA di Jakarta, kemarin.

 
Fadli mengatakan, pembentukan lembaga keuangan baru untuk wilayah Asia tersebut, merupakan pemikiran dan keinginan agar negara-negara di Asia memiliki satu kekuatan untuk menghadapi terpaan kriris. Keinginan itu bercermin dari negara-negara di eropa yang membuat kekuatan Uni Eropa, sehingga menjadikan negara-negara di benua bagian barat dunia itu menjadikan lebih kuat dalam menghadapi persoalan termasuk krisis keuangan yang dialamai negara-negara anggotanya.

 
"Isu global financial juga menjadi topic bahasan, kami banyak mendapat masukan dari para narasumber yang dihadirkan dalam sidang. Juga general statemen dari tiap negara," ujarnya.

 
Usulan ini muncul setelah adanya krisis yang menerjang perekonomian Asia. Salah satu sebabnya, adanya devaluasi mata uang Yuan. Hal ini berdampak pada ekonomi di seluruh Asia, termasuk Indonesia. Saat ini, antisipasi akibat devaluasi mata uang Yuan ini baru sekitar 3,5 persen, padahal, rencananya antisipasi dampak ekonomi ini mencapai 10 persen. Kondisi yang sudah dirasakan oleh Indonesia adalah melemahnya nilai tukar rupiah.

 
Fadli Zon menegaskan, DPR menjadi yang terdepan dalam diplomasi parlemen se-Asia. Indonesia, kata dia, sudah menunjukkan peran yang besar di Asia. Dalam parlemen se-Asia ini, DPR akan menjadi pendukung diplomasi pemerintah dengan negara lain untuk kepentingan nasional (tio)
Politik
Berita Terkait
  • Rabu, 01 Jul 2026 09:27

    Sambut Hari Bhayangkara ke 80, Polda Riau Rangkul Tokoh Lintas Agama Gelar Doa Bersama

    PEKANBARU - Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke 80, jajaran Kepolisian Daerah Riau menggelar acara doa bersama lintas agama. Kegiatan spiritual yang melibatkan berbagai tokoh masyarakat ini berla

  • Rabu, 01 Jul 2026 09:25

    Di Tengah Sorotan 60 Ribu Mahasiswa Batal Kuliah, Unri Catat 314 tak Daftar Ulang

    PEKANBARU â€" Sebanyak 314 calon mahasiswa yang dinyatakan lulus seleksi di Universitas Riau (Unri) tidak melakukan daftar ulang hingga batas waktu registrasi yang telah ditetapkan. Kursi yang kosong

  • Rabu, 01 Jul 2026 09:23

    Juara Umum II Nasional, YAME Taekwondo Buktikan Mandau Gudangnya Atlet Berprestasi

    DURI â€" Semangat juang dan kerja keras para atlet YAME Taekwondo kembali membuahkan hasil membanggakan. Tampil di ajang Sumut National Championship 2026, para taekwondoin muda asal Kecamatan Mandau,

  • Rabu, 01 Jul 2026 09:22

    Kasus Penggelapan Rp56 Miliar, Kuasa Hukum Riau Pos Bantah Zalimi Rida K Liamsi

    PEKANBARU - Manajemen Riau Pos melalui Kuasa Hukumnya, Dr Andi Syarifuddin, SH MH membantah tegas pernyataan tersangka kasus dugaan penggelapan dana perusahaan, Rida K Liamsi. Kasus yang merugikan per

  • Rabu, 01 Jul 2026 09:20

    Tembus Angka Tertinggi, Harga Sawit Mitra Plasma Riau Naik Jadi Rp3.831 per Kilogram

    PEKANBARU - Kabar gembira menghampiri para pekebun kelapa sawit di Bumi Lancang Kuning. Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit kemitraan plasma di Provinsi Riau resmi mengalami tren kenaikan untuk

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor