Selasa, 23 Jun 2026
  • Home
  • Politik
  • Daerah Terpencil Lebih Membutuhkan Pembangunan

Daerah Terpencil Lebih Membutuhkan Pembangunan

Laporan : Jonathan Surbakti
Selasa, 29 Des 2015 10:39
internet
Jufrizan
BAGANSIAPIAPI-Anggota DPRD Kabupaten Rokan Hilir dari Komisi C menyayangkan dengan adanya bebrapa pembantalan item-item pembangunan yang cukup vital di Kecamatan Pujud dan sekitarnya. Karena daerah terpencil juga membutuhkan pembangunan untuk mengangkat roda perekonomian masyarakat pedalaman.

Dalam rancangan APBD 2016 yang disidangkan beberapa waktu lalu, pemerintah daerah lebih mengutamakan pembangunan jalan poros dan utama yang rusak berat di beberapa kecamatan. Sedangkan pembangunan penunjang infrastuktur lainnya untuk tahun ini belum bisa dibangun.

"Anggaran belanja daerah kita cukup tinggi, tidak salah jika ada beberapa poin usulan pembangunan yang telah kita usulkan dipending dahulu," kata Jufrizan,Senin (28/12).

Kendati pemerintah menggesa pembangunan jalan utama terlebih dahulu, sehingga pembangunan infrastuktur lainnya yang menunjang aktifitas perekonomian sebuah desa di daerah kecamatan seperti yang telah di usulkan beberapa waktu lalu.

Jufrizan meminta kepada Pemkab Rohil untuk melakukan tinjauan dengan kajian yang mendalam untuk melihat kembali poin-poin penting usulan pembangunan yang telah di cancel.

"Seperti pembangunan penyeberangan menuju Desa Air Hitam dan beberapa usulan lainnya yang dicancel. Kami berharap pada APBD perubahan nanti ini bisa di kaji ulang lagi, mengingat pada pembangunan itu juga cukup tinggi," tambahnya.

Selain itu Jufrizan juga mengatakan, sudah selayaknya pemerintah daerah memberikan perhatian kepada daerah perbatasan yang sampai hari ini minim pembangunan. Seperti di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Tanjung Medan yang berbatas langsung dengan Labuhan Batu Selatan (Sumut) dan Kabupaten Rohul.

Dengan posisi lokasinya yang sangat jauh dari akses ke ibukota kecamatan dan Kabupaten Rohil tersebut, minimnya sarana pembangunan seperti jalan utamanya yang masih belum mendapat pembangunan sangat miris sekali.

"Kita mengerti sekali dengan keputusan pemerintah yang akan membangun beberapa jalan utam di Rohil yang menghubung beberapa Kecamatan yang sangat rusak berat. Terlebih di Kubu yang akan direncanakan multiyear tentu banyak tahapannya dan dana akan tersedot cukup besar  ke sana. Akan tetapi kami sebagai masyarakat kecil yang ada di Pujud dan Tanjung Medan ini berharap nantinya pada APBD Perubahan usulan pembangunan infrastuktur lainnya terlebih di desa perbatasan bisa juga di lirik dan di prioritaskan," tutup Jufrizan.(jon/adv/dprd)
Berita Terkait
  • Selasa, 23 Jun 2026 16:43

    Menjaga Warisan Leluhur, Dirjend Perhutanan Sosial Kunjungi Hutan Adat Imbo Putui Kenegerian Petapahan

    PETAPAHAN-Pada Minggu, 21 Juni 2026, Hutan Adat Imbo Putui Kenegerian Petapahan menerima kunjungan Direktur Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan, Ibu Catur Endah Prasetiani, S.Si., M.T., b

  • Selasa, 23 Jun 2026 16:30

    Kapolres Rohil Pimpin Apel Siaga, Perkuat Sinergi Cegah Karhutla

    BALAIJAYA-Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H., memimpin Apel Siaga Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bersama PT Salim Ivomas Pratama Tbk dan Pemerintah Kabupaten

  • Selasa, 23 Jun 2026 16:14

    PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Tebar Kepedulian bagi Anak-anak Kurang Mampu dan Lansia Dhuafa

    PEKANBARU - Persatuan Wanita Patra (PWP) Tingkat Wilayah PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 dengan menghadirkan inisiatif dan k

  • Selasa, 23 Jun 2026 15:30

    Petani Rambahan Logas Tanah Darat Kuansing Sukses Sulap Hutan Kemasyarakatan Jadi Sumber ‘Cuan’ Lewat Agroforestri

    PEKANBARU - Kelompok Usaha Perhutanan Sosial di Desa Rambahan, Logas Tanah Darat, Kuantan Singingi, Riau terbukti sukses memaksimalkan program Hutan Kemasyarakatan untuk mendongkrak ekonomi warga sete

  • Selasa, 23 Jun 2026 14:43

    Pelarian Panjang DPO Sabu 15 Kg Bengkalis Berakhir di Tangan Polisi

    BENGKALIS - Pelarian panjang seorang buronan kasus narkotika kelas kakap di Provinsi Riau akhirnya terhenti. Pria berinisial A (48) yang telah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) selama hampir tiga t

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.