Rabu, 08 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Deklarasi Caketum Golkar, Bamsoet Singgung Pasukan Singa Dipimpin Domba

Politik

Deklarasi Caketum Golkar, Bamsoet Singgung Pasukan Singa Dipimpin Domba

Kamis, 18 Jul 2019 14:50
Detik.com
Foto: Bamsoet
JAKARTA - Wakil Koordinator Bidang Pratama DPP Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendeklarasikan dirinya sebagai calon ketua umum (Caketum) Partai Golkar. Maju sebagai caketum, ia mengaku tidak takut dengan pasukan singa yang dipimpin domba.

"Rakyat juga akan menilai siapa pemimpin yang baik bagi bangsa kita. Saya tidak pernah takut menghadapi pasukan singa yang dipimpin oleh domba. Tapi saya takut kepada pasukan domba yang dipimpin oleh seekor singa," ujar Bamsoet di The Sultan Hotel, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (18/7/2019).

Selain itu, Bamsoet berharap musyawarah nasional (Munas) Partai Golkar dengan agenda pemilihan ketum dapat dilakukan dalam waktu dekat. Dia ingin pemilihan ketum Golkar berlangsung secara demokratis.

"Kemudian kalau Munas dilakukan dalam waktu dekat kita berharap itu berlangsung dengan demokratis tanpa tekan menekan, tanpa ancam-mengancam dan rekayasa demokrasi lainnya. Tidak pernah dikenal di Golkar itu dukungan atau pemaksaan aklamasi. Tidak pernah memaksakan adanya calon tunggal," kata dia.

Bamsoet mengatakan setiap kader memiliki tanggung jawab untuk membesarkan partai. Selain itu, Golkar harus mampu menjadi rumah besar bersama.

"Saudara sekalian kita memiliki tanggung jawab yang sama membesarkan partai ini menjadi partai tengah. Menjadi partai yang menjadi rumah besar bersama. Entah itu profesional, kaum buruh mahasiswa, ulama, tentara/Polri purnawirawan dan keluarga besar mereka," kata dia.

Ketua DPR RI itu mengatakan, harapan rakyat ada di pundak partai sehingga partai harus dijalankan dengan tata kelola yang baik. "Jadi harapan rakyat ada di pundak kita maka tidak boleh tidak. Kita harus menjaga partai ini dengan baik dengan tata kelola organisasi yang baik. Tidak boleh ada lagi plt-plt, tidak boleh ada lagi ancam- mengancam," kata Bamsoet.

Lebih lanjut, Bamsoet menyebut Golkar adalah organisasi yang demokratis. Sebagai partai tua, Golkar harus memberikan contoh yang baik.

"Kita organisasi yang demokratis dan kita harus memberi contoh pada yang lain. Golkar adalah partai tua jadi harus kadi panutan. Kalau bukan kita siapa lagi," katanya.


Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Rabu, 08 Jul 2026 11:13

    Prabowo Cerita Jejak Sejarah Indonesia-India di Depan PM Modi

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto bercerita hubungan antara Indonesia dan India telah terjalin selama ratusan tahun melalui sejarah, peradaban, dan budaya.Hal tersebut disampaikan Prabowo saat mengh

  • Rabu, 08 Jul 2026 11:11

    Wali Kota Bima NTB Bantah Lantik Istri dan Ipar Jadi Pejabat

    Mataram - Usai ramai jadi pembicaraan, Wali Kota Bima A Rahman H Abidin akhirnya buka suara. Dirinya membantah telah melantik istri dan iparnya menjadi pejabat. Rahman mengklaim pelantikan istrinya te

  • Rabu, 08 Jul 2026 10:45

    Ketua DPW PSI Kalsel Minta Kaesang Lantik Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina

    Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggelar Rapat Koordinasi Wilayah serta pelantikan ketua DPW PSI dan DPD PSI se-kalimantan Selatan Selasa 7 Juli 2026. Acara ini turut dihadiri Ketua Umum DPP PSI K

  • Rabu, 08 Jul 2026 10:42

    Batin Tenayan Temui Pansus DPRD Riau Minta Mafia di Tanah Ulayat Ditindak

    PEKANBARU - Datuk Batin Tenayan, Ujang Alinun bersama rombongan mendatangi Panitia Khusus (Pansus) Tanah Ulayat dan Pemanfaatan Tanah Ulayat DPRD Riau untuk menyampaikan berbagai persoalan yang terjad

  • Rabu, 08 Jul 2026 10:35

    Tim SAR Temukan Korban Tewas Kapal Pompong Tenggelam di Siak

    SIAK â€" Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu dari tiga korban tenggelamnya kapal pompong di Pelabuhan Tanjung Buton, Desa Sungai Rawa, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Selasa (7/7/2026). Ko

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor