Kamis, 25 Jun 2026
  • Home
  • Politik
  • Edison : Kenapa Harga Raskin Berbeda di Setiap Desa?

Edison : Kenapa Harga Raskin Berbeda di Setiap Desa?

Laporan : Jonathan Surbakti
Senin, 01 Feb 2016 11:02
internet
Edison SAg
BAGANSIAPIAPI-Anggota DPRD Rohil dari Komisi B Edison Sag mengaku gusar dengan fakta di lap;angan bahwa harga distribusi beras miskin (raskin) di masing-masing desa yang tersebar di setip kecamatan, terdapat ketidaksamaan harga.

Seperti contoh, katanya, ada sebuah desa yang menjual beras raskin per kilogramnya lima ribu, tujuh ribu, bahkan sampai sepuluh ribu. Tentu hal ini membuat masyarakat bingung dan mempertanyakan hal kesenjangan harga tersebut kepada dewan.

"Saya sudh beberapa kali mendapat laporan langsung dari masyarakat tentang harga beras raskin yang tidak sama di setiap desa, jika memang harganya Rp20 maka seharusnya Rp 20 untuk semua desakan, tapi ini berbeda," kata Edison.

Jika perbedaan harga disebabkan oleh distribusi beras raskin yang cukup jauh karena masing-masing desa tidak sama mednnya, mungkin bisa masuk akal karena distribusi ke desa yang terjatuh dibutuhkan ongkos lebih.

"Tapi saya lihat harga beras(yang berbeda) itu terjadi tidak di daerah yang jauh dari lintas, kendati desa yang berbatas tapi harga beda," katanya lagi.

Setelah mengadakan hearing dengan bidang perencanaan ekonomi Setda Rohil beberapa waktu lalu, Edison mempertanyakan sekaligus meminta tindakan yang cepat dan akurat dari Pemda Rohil melalui dinas terkait untuk memerikasa dan mengontrol kembali penyaluran beras raskin di setiap desa.

Agar tidak terjadi lagi perbedaan harga, berhubung beras raskin yang disubsidi oleh pemerintah itu guna membantu masyarakat lemah agra bisa mendapat beras dengan harga yang murah.

"Jangan sampai nantinya program beras raskin ini dijadikan proyek pula oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, pengadaan program itu kan untuk membantu masyarakat tentu ada oknum yang memanfaatkan keadaan dibalik itu," kata politis PKS ini.(jon/adv/dprd)
Berita Terkait
  • Rabu, 24 Jun 2026 18:35

    Dandim 1710/Mimika Ajak Warga Jaga Persaudaraan dalam Prosesi Perdamaian Perang Suku di Kwamki Narama

    Mimika-Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, hadir dan mengawal langsung prosesi perdamaian perang suku yang berlangsung di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Rabu (24/6/2026). Kehadiran Dandi

  • Rabu, 24 Jun 2026 17:36

    Kodim 1714/PJ dan Polri Berikan Dukungan Penuh Bersama Pemda Kab. Puncak Jaya Dalam Penyerahan SK Pengangkatan CPNS Formasi Tahun 2024

    Puncak Jaya-Bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, telah dilaksanakan kegiatan Pembagian dan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengang

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:41

    Berkacamata Hitam dan Masker, Aliansi Rakyat Sulsel Demo Dukung MBG Dilanjutkan

    Sejumlah emak-emak yang masuk dalam pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) turut berpartisipasi dalam aksi demonstrasi yang dilakukan Aliansi Rakyat Sulsel untuk mendukung program Makanan Berg

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:29

    Duduk Perkara Warga di Labuhanbatu Utara Tewas Dianiaya Usai Dituding Curi Sawit

    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatra Utara mengungkap kronologi kematian Luis David Hutabarat (32), warga Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumut, yang diduga mengalami p

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:04

    Kejagung Selamatkan Uang Negara Rp 131,5 Triliun

    Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) mencatat telah menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 131,5 triliun melalui penanganan perkara tindak pidana khusus sepanjang periode 2020 hingga 2026.J

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.