Rabu, 08 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Fadli Zon Tolak Rekonsiliasi, TKN Jokowi Bicara Elite Belum Move On

Politik

Fadli Zon Tolak Rekonsiliasi, TKN Jokowi Bicara Elite Belum Move On

Selasa, 09 Jul 2019 09:27
Detik.com
Jokowi dan Prabowo
JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin mengherankan pernyataan Waketum Gerindra Fadli Zon yang menolak rekonsiliasi. TKN mengatakan masyarakat membutuhkan ketenangan pasca-Pilpres 2019.

"Sebetulnya yang dibutuhkan masyarakat sekarang ini adalah suasana yang sejuk dan penuh ketenangan pasca-penetapan Jokowi-Ma'ruf sebagai presiden dan wakil presiden oleh KPU. Kita harus move on untuk tidak lagi bicara soal pilpres karena telah usai," ujar juru bicara TKN Ace Hasan Syadzilu ketika dihubungi, Senin (8/7/2019).

Ace pun menyerahkan keputusan rekonsiliasi kepada kubu Prabowo. Dia menegaskan saat ini Jokowi dan partai koalisi membuka pintu silaturahmi.

"Kalau menurut Fadli Zon tidak perlu rekonsiliasi tentu haknya mereka. Kami ingin masyarakat diajarkan untuk berdemokrasi dengan sehat bahwa dalam demokrasi itu perlu sportivitas. Masyarakat sendiri sudah menerima kok hasil Pemilu 2019. Yang harus dijaga yaitu justru pernyataan elitenya yang belum move on," ucapnya.

Juru bicara TKN Lena Maryana mengatakan pertemuan antara Jokowi dan Prabowo pascapilpres merupakan momen penting. Menurutnya, hal itu dapat menunjukkan kepada publik bahwa Jokowi dan Prabowo dapat berjalan beriringan membangun bangsa. Lena mengatakan pertemuan itu tidak berarti menghapus sikap kritis kubu Prabowo.

"Pertemuan dua tokoh bangsa menggambarkan bahwa kontestasi 5 tahunan adalah bagian dari suksesi kepemimpinan yang dijamin konstitusi. Ketika seluruh tahapan sudah dilalui dan pilpres selesai seiring ditetapkannya hasil pilpres, maka penting menunjukkan kepada publik bahwa kedua tokoh bangsa ini bisa berjalan seiringan untuk membangun bangsa, dimulai dengan pertemuan keduanya," kata Lena.

"Meskipun ini tidak akan menghilangkan sikap kritis dari partai pengusung Pak Prabowo dan tentunya juga partai pengusung Jokowi yang memperoleh kursi di parlemen. Karena sesungguhnya kita tidak mengenal koalisi dan oposisi permanen di konstitusi kita," sambung dia.

Fadli Zon sebelumnya menolak rekonsiliasi karena menurutnya hanya akan mempertajam polarisasi di masyarakat. Fadli menganggap perbedaan pendapat dan pilihan politik di Pemilu adalah hal yang biasa. Menurutnya, perbedaan tersebut justru akan mendewasakan masyarakat dalam berdemokrasi, bukan sebaliknya.

"Masyarakat itu saya kira punya jalurnya sendiri, punya alurnya sendiri. Ya jangan menganggap masyarakat kita ini lebih bodoh lah, dan (masyarakat) punya wisdom sendiri, wisdom inilah yang saya kira harus kita pegang," kata Fadli di kompleks Kantor Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (8/7).


Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Selasa, 07 Jul 2026 15:28

    Mensos Gus Ipul Bekali Kepala Sekolah Rakyat, Tekankan Empati dan Integritas sebagai Fondasi

    Dalam upaya memperkuat kualitas penyelenggaraan Sekolah Rakyat, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta para Kepala Sekolah Rakyat menjunjung tinggi empati dan integritas.Arahan tersebut

  • Selasa, 07 Jul 2026 15:03

    BGN Dapat Wejangan KPK agar Penerima MBG Terfokus dan Tepat Sasaran

    Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang bersama dua Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari dan Trenggono, melakukan audiensi dengan pimpinan KPK. Agustina mengatakan pimpinan KPK menyar

  • Selasa, 07 Jul 2026 15:00

    Terdakwa Kasus Korupsi Gas USD 15 Juta Ngaku Depresi, Sidang Ditunda

    Jakarta - Majelis hakim menunda sidang kasus korupsi jual beli gas. Sidang ditunda karena terdakwa mengalami depresi sehingga tidak bisa melanjutkan sidang.Persidangan digelar di Pengadilan Tipikor Ja

  • Selasa, 07 Jul 2026 14:25

    Dua Korban KM Gading 2 Ditemukan Tak Bernyawa, Satu Orang Masih Dalam Pencarian

    SIAK �" Tim gabungan kembali menemukan dua korban kecelakaan KM Gading 2 yang tenggelam saat melakukan draft survey di perairan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), Kecamatan Sungai Apit, Kabupate

  • Selasa, 07 Jul 2026 14:23

    Syamsuar Minta Direktur Baru BSP Berani Benahi Perusahaan

    PEKANBARU-Mantan Gubernur Riau sekaligus mantan Bupati Siak, Syamsuar, berharap Direktur PT Bumi Siak Pusako (BSP) yang baru dilantik, Robi Junipa, mampu membawa perusahaan daerah tersebut kembali ber

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor