Sabtu, 04 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Fahri: Debat Pertama akan Seru, Jokowi Vs Prabowo Draw Soal Pelanggaran HAM

Politik

Fahri: Debat Pertama akan Seru, Jokowi Vs Prabowo Draw Soal Pelanggaran HAM

Jumat, 04 Jan 2019 16:37
Detik.com
Jakarta - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai debat pertama pasangan capres-cawapres yang salah satu temanya terkait hak asasi manusia (HAM) akan lebih seru. Fahri menilai Jokowi versus Prabowo imbang dalam masalah dugaan pelanggaran HAM.

"Prabowo kan sudah nggak ada tambahan dugaan pelanggarannya kan. Pak Jokowi kan ada pelanggaran HAM-nya ya kan, karena dia sudah berkuasa. Itu yang saya bilang, jadi draw ini pertarungan sebenarnya soal HAM ini," kata Fahri di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (4/1/2019).

Menurutnya, isu pelanggaran HAM yang kerap dihembuskan ke Prabowo sudah tidak relevan lagi. Fahri menilai surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) yang dikeluarkan kepolisian saat Prabowo mendaftar capres membantah isu dugaan pelanggaran HAM ke Prabowo. SKCK yang dikeluarkan polisi menandakan seseorang tak tersandung masalah hukum.

"Lagian juga kalau Pak Prabowo dituduh-tuduh terus, dia kan sudah dapat SKCK kan. Sudah dapat SKCK kan sudah beres saja urusan," ujarnya.

Selain karena isu dugaan pelanggaran HAM Prabowo tidak bertambah, debat pertama capres-cawapres akan seru karena Jokowi sudah memiliki beberapa catatan terkait dugaan pelanggaran HAM. Fahri juga menyebut, selama memerintah Jokowi banyak menampung orang-orang yang diduga melakukan pelanggaran HAM.

"Sekarang (debat capres soal HAM) akan lebih seru, kalau dulu kan belum ada record HAM-nya Pak Jokowi. Sekarang sudah ada record HAM-nya Pak Jokowi. Record HAM Jokowi lebih banyak, karena dia menampung orang-orang yang diduga melakukan pelanggaran HAM di masa lalu. Yang kedua, pelanggaran HAM di zamannya Pak Jokowi," tuturnya.

"Dulu Pak jokowi bersih dari beginian. Sekarang akan ditagih soal beginian (kasus HAM). Jadi bagus kalau debatnya banyak, karena seru sekarang ini. Kalau dulu Pak Jokowi dengan Pak Prabowo relatif dianggap orang baru lah, baru ketemu. Sekarang sudah ketemu lagi, jurus-jurus lama sudah tahu," lanjut Fahri.


(detik.com)
Politik
Berita Terkait
  • Jumat, 03 Jul 2026 16:35

    Ekspor Minyak Arab Saudi Meroket Setelah Selat Hormuz Dibuka

    Sejak Amerika Serikat (AS) dan Iran menyetujui perjanjian untuk membuka kembali jalur laut Selat Hormuz bulan lalu, Arab Saudi telah meningkatkan pengiriman minyaknya. Menurut laporan dari CNBC pada J

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:08

    BC Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 652 iPhone Bekas Ilegal dari Malaysia

    BENGKALIS â€" Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Bengkalis berhasil menggagalkan upaya masuknya 652 unit handphone bekas merek iPhone ilegal melalui Pelabuhan Pe

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:06

    Polisi Ungkap Kasus Narkotika 500 Gram di Pangkalan Kuras Pelalawan

    PELALAWAN â€" Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Dusun II Seimedang, Desa Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Rab

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:04

    65 Personel Polres Rokan Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan

    TANAHPUTIH-Sebanyak 65 personel Polres Rokan Hilir menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Personel Polres Rokan Hilir Periode 1 Juli 2026. Upacara berl

  • Jumat, 03 Jul 2026 15:34

    Taspen dan Kemenag RI Integrasikan Data Pernikahan untuk Permudah Layanan ASN

    PT TASPEN (Persero) menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor