Politik
Gabung ke Jokowi Jadi Satu Opsi, PAN: Dengan Catatan Kalau Diajak
Kamis, 04 Jul 2019 10:49
"Pertama saya koreksi dulu, Pak Zulhas (Ketum PAN Zulkifli Hasan) tak pernah mengajak kita untuk melakukan suatu tindakan tanpa ada proses dan keputusan melalui forum yang dinamakan rakernas. Jadi tidak ada ajakan dari Pak Zulhas untuk menyeberang ke 01 atau oposisi. Belum. Tidak ada," kata Eddy kepada wartawan, Kamis (4/7/2019).
Eddy menilai perbedaan sikap sebagai sebuah dinamika. Dia mengatakan dinamika sebagai hal yang wajar dan lumrah. Terlebih langkah politik ini berdampak pada partai.
Eddy mengatakan dalam rakernas nanti tidak hanya membahas soal arah politik PAN. Agenda politik terdekat juga akan dibahas.
"Ada beberapa hal akan dibahas. Satu evaluasi pileg. Kedua tentu yang akan dibahas agenda politik ke depan, yang terdekat kan Pilkada 2020. Kemudian komposisi dan struktur kita di parlemen, itu juga akan dibahas. Tetapi memang yang pokok pembahasan terpenting ialah mengenai sikap dan arah politik PAN sampai 2024. Itu juga dibahas," ujar dia.
"Tidak semua kondisi politik yang terberitakan di media, itu yang kita informasikan. Ada pembicaraan-pembicaraan yang misalnya di balik pintu di antara pihak tertentu saja, empat mata, enam mata. Itu yang kita informasikan ke kader-kader, ke pengurus agar mereka memahami kondisi politik seutuhnya," ujar Eddy.
Eddy mengatakan segala kemungkinan masih dapat terjadi. Dan hal itu diputuskan di dalam rakernas nanti.
Rakernas PAN sendiri rencananya digelar pada akhir Juli atau awal Agustus nanti. Wacana soal bergabungnya PAN ke dalam koalisi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin mencuat dari hasil pertemuan puluhan pengurus wilayah PAN bersama Ketua Umum Zulkifli Hasan.
Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi mengatakan pertemuan itu terjadi dua kali yang juga melibatkan pimpinan DPP PAN. Diskusi itu menghasilkan empat hal: mayoritas sepakat PAN harus berbenah diri, PAN perlu berkonsolidasi, mendampingi masyarakat, dan keempat bersama pemerintahan Jokowi.
Namun sikap DPP PAN ini tak diterima beberapa pengurus wilayah. DPW PAN DIY menganggap sikap ini memalukan karena seolah meminta kekuasaan.
Mensos Gus Ipul Bekali Kepala Sekolah Rakyat, Tekankan Empati dan Integritas sebagai Fondasi
Dalam upaya memperkuat kualitas penyelenggaraan Sekolah Rakyat, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta para Kepala Sekolah Rakyat menjunjung tinggi empati dan integritas.Arahan tersebut
BGN Dapat Wejangan KPK agar Penerima MBG Terfokus dan Tepat Sasaran
Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang bersama dua Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari dan Trenggono, melakukan audiensi dengan pimpinan KPK. Agustina mengatakan pimpinan KPK menyar
Terdakwa Kasus Korupsi Gas USD 15 Juta Ngaku Depresi, Sidang Ditunda
Jakarta - Majelis hakim menunda sidang kasus korupsi jual beli gas. Sidang ditunda karena terdakwa mengalami depresi sehingga tidak bisa melanjutkan sidang.Persidangan digelar di Pengadilan Tipikor Ja
Dua Korban KM Gading 2 Ditemukan Tak Bernyawa, Satu Orang Masih Dalam Pencarian
SIAK �" Tim gabungan kembali menemukan dua korban kecelakaan KM Gading 2 yang tenggelam saat melakukan draft survey di perairan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), Kecamatan Sungai Apit, Kabupate
Syamsuar Minta Direktur Baru BSP Berani Benahi Perusahaan
PEKANBARU-Mantan Gubernur Riau sekaligus mantan Bupati Siak, Syamsuar, berharap Direktur PT Bumi Siak Pusako (BSP) yang baru dilantik, Robi Junipa, mampu membawa perusahaan daerah tersebut kembali ber