Selasa, 07 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Gerindra Singgung Kepentingan Bangsa soal Peluang Bergabung ke Jokowi

Politik

Gerindra Singgung Kepentingan Bangsa soal Peluang Bergabung ke Jokowi

Senin, 24 Jun 2019 09:55
Foto: dok. pribadi
JAKARTA - Wasekjen PAN Faldo Maldini menyebut ada kemungkinan Partai Gerindra bergabung dalam kabinet Joko Widodo (Jokowi) di periode 2019-2024. Ketua DPP Partai Gerindra Sodik Mujahid mengatakan kebijakan partainya dilakukan atas dasar kepentingan bangsa, termasuk bila seandainya memutuskan bergabung dengan kabinet Jokowi.

"Hanya atas dasar kepentingan bangsa dan negara Gerindra melakukan rekonsiliasi lalu bergabung atau tidak bergabung. Semua akan dipertimbangkan sangat matang oleh ketua umum Gerindra beserta DPP, Dewan Pembina, Dewan Pakar, DPD se-Indonesia," kata Sodik kepada detikcom, Minggu (24/6/2019).

Sodik mengatakan pihak Jokowi sudah beberapa kali meminta pertemuan dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan eilt partai lainnya. Namun dia mengatakan partainya masih fokus dengan persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kami masih fokus mengawal persidangan dengan MK," sebut Sodik.

Sodik sendiri memastikan Gerindra tidak akan melakukan rekonsiliasi dengan kabinet Jokowi karena pembagian kursi kabinet. Dia mengatakan partainya ingin menyelesaikan masalah bangsa seperti keadilan hingga penegakan demokrasi.

"Jika terjadi rekonsiliasi, bukan untuk kepentingan praktis pembagian kekuasaaan. Apalagi pembagian kursi kabinet. Tapi untuk kepentingan penyelesaian masalah funadamen bangsa seperti penegakan kembali keadilan dalam berbangsa dan bernegara. Penegakan kembali demokrasi langkah-langkah penegakan kembali kedaulatan RI di mata negara dan bangsa lain. Membangun kemakmuran rakyat yang sungguh-sungguh bukan hanya manipulasi dan pencitraan. Menjauhkan lagi gaya pemerintahan yang optoriter," papar Sodik.

Meski menyebut kemungkinan Gerindra bergabung dengan kabinet Jokowi, Sodik enggan mengkonfirmasi apakah sudah ada pertemuan terkait rekonsiliasi tersebut. "Soal ini sebaiknya ditanya langsung ke pimpinan tinggi kami," sebutnya.

Sebelumnya, Faldo Maldini, mengunggah video bertajuk 'Prabowo (Mungkin) Gabung Jokowi'. di YouTube Channel miliknya. Dalam video itu, Faldo menilai ide Prabowo bergabung dengan pemerintahan Jokowi merupakan pilihan realistis.

"So, mungkin nggak yang 12% gabung sama Jokowi? Gue nggak bilang sih, kalau Gerindra gabung ke Jokowi itu buruk. Itu realistis. Itu pilihan bagi parpol, berada dalam lingkaran kekuasaan tentu lebih baik," kata Faldo dalam videonya, Minggu (23/6).

Namun, lanjut Faldo, hal sebaliknya juga mungkin terjadi. Saat ini, hasil Pilpres 2019 masih menunggu keputusan persidangan sengketa hasil pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK). Menurut Faldo, jika Prabowo dinyatakan menang pilpres, Jokowi bisa saja bergabung di pemerintahan eks Danjen Kopassus itu.

"Balik lagi kalau misal Pak Prabowo Subianto memilih gabung dengan Pak Jokowi kalau misal Pak Jokowi terpilih. Atau entah siapa pun yang menang. Misal Pak Jokowi gabung ke Pak Prabowo. Pak Prabowo jadi wantimpres atau Pak Jokowi jadi penasihat presiden, Kiai Ma'ruf jadi menteri atau penasihat presiden, Bang Sandi jadi menteri mungkin," sebutnya.



Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Selasa, 07 Jul 2026 15:28

    Mensos Gus Ipul Bekali Kepala Sekolah Rakyat, Tekankan Empati dan Integritas sebagai Fondasi

    Dalam upaya memperkuat kualitas penyelenggaraan Sekolah Rakyat, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta para Kepala Sekolah Rakyat menjunjung tinggi empati dan integritas.Arahan tersebut

  • Selasa, 07 Jul 2026 15:03

    BGN Dapat Wejangan KPK agar Penerima MBG Terfokus dan Tepat Sasaran

    Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang bersama dua Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari dan Trenggono, melakukan audiensi dengan pimpinan KPK. Agustina mengatakan pimpinan KPK menyar

  • Selasa, 07 Jul 2026 15:00

    Terdakwa Kasus Korupsi Gas USD 15 Juta Ngaku Depresi, Sidang Ditunda

    Jakarta - Majelis hakim menunda sidang kasus korupsi jual beli gas. Sidang ditunda karena terdakwa mengalami depresi sehingga tidak bisa melanjutkan sidang.Persidangan digelar di Pengadilan Tipikor Ja

  • Selasa, 07 Jul 2026 14:25

    Dua Korban KM Gading 2 Ditemukan Tak Bernyawa, Satu Orang Masih Dalam Pencarian

    SIAK �" Tim gabungan kembali menemukan dua korban kecelakaan KM Gading 2 yang tenggelam saat melakukan draft survey di perairan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), Kecamatan Sungai Apit, Kabupate

  • Selasa, 07 Jul 2026 14:23

    Syamsuar Minta Direktur Baru BSP Berani Benahi Perusahaan

    PEKANBARU-Mantan Gubernur Riau sekaligus mantan Bupati Siak, Syamsuar, berharap Direktur PT Bumi Siak Pusako (BSP) yang baru dilantik, Robi Junipa, mampu membawa perusahaan daerah tersebut kembali ber

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor