Selasa, 07 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Habiburokhman Tak Sepakat Prabowo Ungkap Kisah Tim Mawar: Case Closed!

Politik

Habiburokhman Tak Sepakat Prabowo Ungkap Kisah Tim Mawar: Case Closed!

Rabu, 12 Jun 2019 13:38
Foto: Twitter Habiburokhman
JAKARTA - Fahri Hamzah mendorong Prabowo Subianto mengungkapkan kisah Tim Mawar agar sejarah bangsa jelas dan tak ada lagi serangan sepihak terhadap Ketum Partai Gerindra itu. Habiburokhman yang merupakan mantan aktivis '98 menolak usul Fahri.

"Saya kurang sependapat. Soal Tim Mawar itu sudah selesai dengan putusan pengadilan 1999," kata Habiburokhman saat dimintai tanggapan, Rabu (12/6/2019).

Ketua DPP Partai Gerindra itu menyebut orang-orang yang bersalah terkait masa lalu sudah dihukum. Dia menegaskan Prabowo sama sekali tidak terkait apa pun.

"Orang-orang yang bersalah sudah dihukum dan clear nggak ada hubungan dengan Pak Prabowo sama sekali, case closed," sebut Habiburokhman.

Habiburokhman sendiri mengaku punya pengalaman dikejar aparat saat menjadi aktivis mahasiswa pada 1998. Kini, dia mengaku bersahabat dengan eks Tim Mawar.

"Saat ini sudah era yang berbeda. Sebagai contoh saya yang dahulu aktivis mahasiswa '98 dikejar-kejar aparat, sekarang bersahabat dengan mantan komandan Tim Mawar, Mas Bambang Kristiono dan kami sama-sama memenangkan Pak Prabowo di dapil kami masing-masing," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Fahri Hamzah meminta Prabowo Subianto yang kini berstatus capres berbicara meluruskan sejumlah tuduhan terkait masa lalu, termasuk soal Tim Mawar. Fahri memandang itu merupakan pekerjaan rumah bagi Prabowo, terlebih menjelang sidang gugatan Pilpres 2019 di MK.

"Kalau saya jadi Pak Prabowo, ini waktunya bicara. Sudah cukup 21 tahun diam soal-soal yang dituduhkan kepadanya. Undang media, buka semua kejadian di masa lalu, agar publik mendapat pencerahan dari prinsip liput kedua sisi (cover both side). Ini PR Pak Prabowo," kata Fahri lewat akun Instagram-nya, seperti dikutip pada Rabu (12/6/2019).

"Sebab, kisah Tim Mawar yang kembali diangkat oleh media menjelang sidang MK itu membuat publik tidak dapat membaca semua sisi dari Prabowo, padahal beliau figur yang penting dan menentukan perjalanan bangsa ke depan. Sebaiknya dibuka sekarang. Undang seluruh media dalam dan luar," imbuh Fahri.


Sumber: detik.com

Politik
Berita Terkait
  • Selasa, 07 Jul 2026 15:28

    Mensos Gus Ipul Bekali Kepala Sekolah Rakyat, Tekankan Empati dan Integritas sebagai Fondasi

    Dalam upaya memperkuat kualitas penyelenggaraan Sekolah Rakyat, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta para Kepala Sekolah Rakyat menjunjung tinggi empati dan integritas.Arahan tersebut

  • Selasa, 07 Jul 2026 15:03

    BGN Dapat Wejangan KPK agar Penerima MBG Terfokus dan Tepat Sasaran

    Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang bersama dua Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari dan Trenggono, melakukan audiensi dengan pimpinan KPK. Agustina mengatakan pimpinan KPK menyar

  • Selasa, 07 Jul 2026 15:00

    Terdakwa Kasus Korupsi Gas USD 15 Juta Ngaku Depresi, Sidang Ditunda

    Jakarta - Majelis hakim menunda sidang kasus korupsi jual beli gas. Sidang ditunda karena terdakwa mengalami depresi sehingga tidak bisa melanjutkan sidang.Persidangan digelar di Pengadilan Tipikor Ja

  • Selasa, 07 Jul 2026 14:25

    Dua Korban KM Gading 2 Ditemukan Tak Bernyawa, Satu Orang Masih Dalam Pencarian

    SIAK �" Tim gabungan kembali menemukan dua korban kecelakaan KM Gading 2 yang tenggelam saat melakukan draft survey di perairan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), Kecamatan Sungai Apit, Kabupate

  • Selasa, 07 Jul 2026 14:23

    Syamsuar Minta Direktur Baru BSP Berani Benahi Perusahaan

    PEKANBARU-Mantan Gubernur Riau sekaligus mantan Bupati Siak, Syamsuar, berharap Direktur PT Bumi Siak Pusako (BSP) yang baru dilantik, Robi Junipa, mampu membawa perusahaan daerah tersebut kembali ber

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor