Jumat, 26 Jun 2026
  • Home
  • Politik
  • Ini Alasan Fahri Hamzah Tuntut PKS Rp500 Miliar

politik

Ini Alasan Fahri Hamzah Tuntut PKS Rp500 Miliar

Rabu, 11 Mei 2016 11:19
okezone.com
Fahri Hamzah

JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menyayangkan ketidakhadiran tergugat dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam mediasi kedua di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin 9 Mei 2016. Akibat buntunya mediasi, kasus gugatan itu pun dilanjutkan ke persidangan.

"Sungguh disayangkan ketidakhadiran prinsipal menandakan tidak adanya itikad baik untuk menyelesaikan sengketa ini," kata Fahri kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (11/5/2016).

Fahri menganggap, persidangan adalah jalan terbaik bagi setiap pihak untuk mendalami kasus pemecatan terhadap dirinya dari seluruh jenjang keanggotaan PKS.

Ia lantas memberikan beberapa catatan jelang persidangan. Pertama, yang digugat bukanlah DPP atau lembaga partai, namun yang menjadi tergugat adalah perseorangan. Mereka adalah Hidayat Nurwahid selaku Ketua Majelis Tahkim dan empat anggotanya yakni Surahman Hidayat, Abdi Sumaiti, Sohibul Iman yang merangkap sebagai Presiden PKS, serta Abdul Muiz Sa'adi yang juga Ketua BPDO.

Angka gugatan sebesar Rp500 miliar, menurut Fahri, tak sebanding dengan nilai kerugian materiil dan kerugian immateriil yang dideritanya secara masif akibat tindakan para tergugat.

Dalam ilmu hukum, kata Fahri, kerugian immateriil berupa tercemarnya nama baik, hilangnya harkat dan martabat, terganggunya kemerdekaan dan kenyamanan dalam bekerja, hilangnya kepercayaan masyarakat atas sebuah perbuatan melawan hukum dapat dimintakan penggantian dalam bentuk uang tunai.

"Untuk itu, angka tuntutan kerugian memang saya tuliskan dengan sadar, selain itu merupakan prasyarat dalam gugatan, juga sebagai bentuk keseriusan saya dalam mengajukan gugatan ke pengadilan. Jika saya menulis Rp1 maka pengadilan akan mengira perkara ini hanya sandiwara," jelasnya.(okezone.com)

Politik
Berita Terkait
  • Rabu, 26 Nov 2025 09:37

    Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok

    Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh

  • Selasa, 04 Nov 2025 05:26

    AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader

    Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol

  • Senin, 27 Okt 2025 10:17

    H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau

    Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).

  • Kamis, 04 Sep 2025 13:45

    Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem

    Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon

  • Kamis, 04 Sep 2025 11:40

    Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji

    Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.