KNPI Dumai Minta KPU Bisa Pastikan Peserta Pilkada Bebas Hutang
Jumat, 14 Agu 2015 11:40
Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Dumai Ahmad Khadafi, mengatakan memang masing-masing bakal calon sudah membuat pernyataan bebas hutang yang dikeluarkan dari Pengadinal Negeri. Pernyataan itu perlu dicek kebenarannya dan apakah memang pasangan balon benar-benar bebas hutang.
"Saya rasa KPU perlu mengecek kebenarannya, apakah benar masing-masing pasangan balon tidak punya hutang. Pasalnya, surat pernyataan bebas hutang dibuat tanpa ada bukti keterangan dari pihak bank," tegasnya kepada sejumlah awak media di Kota Dumai, Jumat (14/8/15).
Menurutnya, mengecek kebenaran bebas utang tersebut dalam rangka untuk menguji kejujuran bakal calon pemimpin di daerah ini. Tidak diharapkan bahwa masing-masing bakal calon sudah membuat surat pernyatan utang, tapi kenyataannya mereka masih punya utang secara pribadi atau kelembagaan.
Tokoh muda Dumai yang juga aktif di berbagai organisasi kemasyarakat itu menyarankan agar KPU Dumai melakukan upaya membuat permintaan ke pihak Bank Indonesia (BI) untuk mengcek apakah benar masing-masing balon tersebut tidak lagi memiliki utang pada berbagai bank yang ada.
"Jika utangnya telah dilunasi, maka kapan tanggal dilunasi? Sebab, sesuai jadwal bahwa persyaratan dokumen, termasuk surat pernyatan bebas utang, harus sudah dilengkapi paling lambat 7 Agustus lalu. Jika lewat tanggal itu ternyata kedapatan masih punya utang, maka berarti mereka sudah tidak jujur," kata dia.
Karena itu, kata Khadafi, sebelum ditetapkan pasangan Calon Wali Kota Dumai yang akan ikut Pilkada Dumai pada 9 Desember 2015 nanti, KPU Dumai harus benar-benar memastikan data otentik surat bebas utang dari masing-masing pasangan bakal calon.
"Jangan nanti, setelah ditetapkan pasangan calon, baru masyarakat ribut karena terbukti ada yang masih memiliki hutang. Kami harapkan kinerja KPU bisa maksimal sebagaimana sesuai aturan dari PKPU itu sendiri. Kita ingin seluruh balon itu benar-benar orang yang jujur," pungkasnya.(rtv) Politik
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura
TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)
Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan
PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa
267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan
TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S
2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik
Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di
Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis
BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara