politik
KPK Tak Temukan Aliran Dana dari Putu Sudiartana ke Partai Demokrat
Kamis, 30 Jun 2016 13:19
JAKARTA - Anggota Komisi 3 DPR RI, Putu Sudiartana terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Meski menjabat sebagai Wakil Bendahara Umum, namun lembaga antirasuah itu mengaku belum menemukan adanya aliran dana ke partai demokrat.
"Yang jelas sampai saat ini belum ada informasi ke partai," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarief di Gedung KPK, Kamis (30/6/2016).
Sebagai informasi, Putu menerima suap dari para pengusaha terkait proyek 12 ruas jalan di Sumatera Barat dengan nilai Rp300 miliar. Dari proyek tersebut, ia disebut-sebut menerima suap sebesar Rp500 juta.
Hingga kini, KPK sendiri masih menyelidiki kemana saja aliran dana yang diterima pria kelahiran Bali itu. Sayangnya, Laode enggan mengungkap strategi penyelidikan yang dilakukan pihaknya.
"Kami tidak bisa kemukakan atas strategi penyelidikan dan penyidikan," tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, uang Rp500 juta itu diberikan sebanyak tiga kali dalam waktu yang berdekatan yakni pada Sabtu 25 Juni 2016 dan Senin 27 Juni 2016. Adapun pemberian suap itu dilakukan dengan cara transfer.
Suap melalui transfer ini dinilai KPK merupakan modus yang berbeda. Dimana dalam OTT biasanya KPK menangkap para pemberi dan penerima suap saat melakukan transaksi pemberian uang. (okezone.com)