KPU Rohul dan Tiga Paslon Pilkada Sepakat Tetapkan Titik Pemasangan Baliho
Laporan : Fahrin Waruwu
Selasa, 08 Sep 2015 18:57
ROKAN HULU - Pemasangan Baliho Tiga Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Rohul yang maju pada Pemilu Kada 9 Desember 2015 mendatang, yang mana kini sudah Memasuki Masa kampanye, Komisi pemilihan umum (KPU) kabupaten Rokan Hulu (Rohul) selaku penyelenggara, telah menentukan dimana titik-titik pemasangan Alat peraga Kampanye (APK).
Sekretaris KPU Rohul, Dadang Mashur mengatakan, APK Tiga Pasangan Calon sudah siap dicetak oleh KPU dan siap untuk dipasangkan dimana titik-titik yang telah ditentukan sesuai yang disepakati bersama oleh para paslon dan KPU.
Ia menambahkan, untuk APK sendiri, terdiri dari Baliho, Umbul- Umbul dan Spanduk. Dimana, ke tiga APK tersebut nantinya akan dipasang di titik-titk yang telah ditentukan.
Pemasangan APK jenis Baliho, akan diletakkan di lima titik kecamatan. Yakni kecamatan Rambah, Rambah Hilir, Ujungbatu, Tambusai, dan kecamatan Tambusai Utara.
Untuk titik di Kecamatan Rambah terletak di kawasan pinggiran Sungai Batang Lubuh, atau sekitar kawasan Pujasera, di Rambah Hilir, pemasangannya akan dilakukan di halaman Kantor Kecamatan Rambah Hilir.
Selanjutnya di Kecamatan Ujungbatu, dipusatkan pada halaman Gedung Lembaga Kerapatan Adat (LKA) Ujungbatu, Untuk Tambusai, di simpang LKA Tambusai.
Selanjutnya Kecmatan Tambusai utara, akan dipasangkan pada Simpang Genjer Desa Tanjung Medan.
"APK jenis baliho ini, setiap paslon akan mendapatkan sebanyak lima baliho untuk satu kabupaten. Dan pemasangannya tersebut sudah kita tentukan, dan melibatkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)," katanya (8/9) saat ditemui di kantornya Jalan Imam Bonjol.
Dadang menuturkan, untuk APK jenis umbul-umbul, nantinya paslon akan mendapatkan 20 buah setiap kecamatan. Untuk pemasangannya, para tim pemenangan harus mengajukan dimana posko tim pemenangan itu berada. Setelah di ajukan, barulah sepanduk diberikan.
"Kalau di satu kecamatan tersebut ada 13 desa. Maka nantinya ada 13 posko pemenangan tim. Dan akan diberikan 13 umbul-umbul. Dan sisanya akan kita pasang di Kecamatan," ungkapnya.
Lebih lanjut diungkapkannya, sedangkan APK jenis Spanduk. Nantinya para paslon akan mendapatkan dua Spanduk setiap Desanya. Untuk pemasangan APK tersebut, nantinya akan melibatkan PPK.
Terlepas dari APK, Dadang mengungkapkan, untuk kampanye terbuka akan dilaksanakan di tiga tempat berbeda dengan waktu yang bersamaan. Dimana, untuk pasangan Nomor urut 1, Hafit-Nasrul akan menggelar kampanye terbuka di Kecamatan Ujungbatu. Pasangan Nomor urut 2, akan melaksakan di Kecamatan Rambah Kota Pasirpangaraian,dan selanjutnya Nomor urut 3, akan melakukan kampanye terbuka di Tambusai Utara.
"Semua paslon akan menggelar kampanye secara serentak pada Tanggal 3 Desember 2015 mendatang,"jelasnya.
Politik
Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok
Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh
AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader
Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol
H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau
Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).
Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem
Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon
Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji
Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon