Jumat, 03 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Kata Pengamat soal Jokowi Ditolak dan Prabowo Jadi Tamu di Reuni 212

Politik

Kata Pengamat soal Jokowi Ditolak dan Prabowo Jadi Tamu di Reuni 212

Sabtu, 01 Des 2018 16:38
Detik.com
Jakarta - Pengamat politik Hendri Satrio menyayangkan keputusan panitia aksi Reuni 212 yang batal mengundang Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut Hendri, karena batal mengundang Jokowi, wajar jika ada anggapan yang menyebut aksi Reuni 212 bermuatan politik.

"Kalau kemudian Prabowo (capres Prabowo Subianto) diundang, Jokowi tidak diundang, maka sangat wajar kalau kemudian rakyat mempersepsikan kalau kegiatan besok ada muatan politisnya walaupun tidak ada orasi dan Prabowo akan diberikan tempat duduk berzikir bersama," kata Hendri saat dimintai tanggapan, Sabtu (1/12/2018).

Namun, Hendri juga mengapresiasi keputusan panitia Reuni 212 soal Prabowo. Hendri menuturkan, keputusan panitia tidak mengagendakan kegiatan orasi sudah tepat.

"Sudah tepat memposisikan Pak Prabowo duduk bersama undangan lainnya, tidak ada orasi, sudah sangat tepat," jelasnya.

Khusus untuk Jokowi, Hendri menyebut masih ada kesempatan untuk panitia mengirimkan undangan. "Masih ada waktu mengundang semua pihak termasuk capres-cawapres sehingga membebaskan kegiatan ini dari sebuah gerakan politik belaka," terang Hendri.

Sebelumnya, panitia aksi Reuni 212 batal mengundang Presiden Jokowi karena sejumlah alasan. Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma'arif menyebut Jokowi kurang menghargai atau menghormati gerakan 212.

"Salah satu yang jadi pertimbangan pertama Pak Jokowi kami nilai kurang respect terhadap gerakan 212, kurang mensyukuri nikmat anugerah Allah besar kumpulnya umat Islam," ujar Slamet di d'Consulate Resto, Wahid Hasyim, Jakarta, Sabtu (1/12/2018).

"Di 212 lalu kami masih melihat juga penegakan keadilan belum bisa dilakukan dengan baik. Lalu kriminalisasi terhadap ulama sampai sekarang juga belum ada penyelesaiannya," imbuh Slamet yang juga panitia acara reuni 212.


(detik.com)
Politik
Berita Terkait
  • Jumat, 03 Jul 2026 14:07

    Ribuan Personel Polda Riau Naik Pangkat, Kapolda Ingatkan Tanggung Jawab Pengabdian

    PEKANBARU - Suasana penuh rasa syukur mewarnai Lapangan Upacara Polda Riau, Jumat (3/7/2026). Sebanyak 1.126 personel kepolisian dan 26 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Polda Riau resmi meneri

  • Jumat, 03 Jul 2026 14:07

    Ribuan Personel Polda Riau Naik Pangkat, Kapolda Ingatkan Tanggung Jawab Pengabdian

    PEKANBARU - Suasana penuh rasa syukur mewarnai Lapangan Upacara Polda Riau, Jumat (3/7/2026). Sebanyak 1.126 personel kepolisian dan 26 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Polda Riau resmi meneri

  • Jumat, 03 Jul 2026 14:02

    Said Iqbal Minta Klaim JHT Bebas Pungutan Pajak

    Penasihat Khusus Presiden dalam bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal mengusulkan adanya perluasan insentif pajak untuk klaim Jaminan Hari Tua (JHT) dari BPJS Ketenagakerjaan. Saa

  • Jumat, 03 Jul 2026 13:16

    Pura-pura Menginap di Rumah Kerabat, Pria di Bungur Ditangkap Usai Diduga Lakukan Pencabulan terhadap IRT

    SELATPANJANG â€" Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kepulauan Meranti bergerak cepat mengungkap kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang terjadi di Desa Bungur, Kecamatan Rangsang Pe

  • Jumat, 03 Jul 2026 13:14

    DPRD Kepulauan Meranti Sahkan Tiga Pansus Bahas Tujuh Ranperda Baru

    SELATPANJANG - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti resmi membentuk tiga Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas tujuh Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Pembentukan regulasi baru ini dirancang untuk m

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor