Jumat, 15 Mei 2026
  • Home
  • Politik
  • Kemendagri Perketat Peraturan Pencairan Dana Bansos

Marak Ormas Jelang Pilkada

Kemendagri Perketat Peraturan Pencairan Dana Bansos

Selasa, 11 Agu 2015 14:31
Ilustrasi
JAKARTA-Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Reydonnizar Moenek mengakui adanya fenomena maraknya dana bantuan sosial (bansos) di daerah yang muncul jelang pelaksaan Pilkada serentak 9 Desember 2015 mendatang. Apalagi, jika terdapat petahanan yang kembali mencalonkan diri.

"Satu hal yang tidak kita bantah adanya fenomena itu, juga jelang pilkada serentak, muncul banyak ormas dadakan untuk membentuk publik opini atau meningkatkan elektabilitas dan memperkuat akar rumput mereka (petahanan)," kata Reydonnizar yang biasa disapa Donny itu di Jakarta, Selasa (11/8/15).

Untuk itu, perlu dilakukan pengetatan dan pengendalian terhadap dana Bansos. Presentase jumlah anggaran untuk Bansos harus diperkecil. Meskipun demikian, lanjutnya, akan tetap disesuaikan dengan fiskal setiap daerah karena sudah ada ketentuan mengalokasikan belanja wajib.

"Ini akan coba kita kendalikan. Nanti formatnya dikaitkan dengan besaran kapasitas fiskal daerah. Jadi pemda tertentu punya besaran sekian, jadi kita persentasekan saja," sebutnya.

Lebih lanjut, mantan Kapuspen Kemendagri itu mengatakan, Kemendagri juga akan merivisi Permendagri No. 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bansos dari APBD. Donny menambahkan, ormas penerima bansos jelang pilkada juga akan diatur dalam revisi Permendagri tersebut.

"Sebenarnya di dalam undang-undang dan aturannya, ormas itu harus tiga tahun berada di tempat itu dan harus betul-betul berpartisipasi. Tidak boleh tiba-tiba muncul seperti jelang pilkada ini," jelasnya.(rtc)
Politik
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.