Selasa, 07 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Ketua DPR Apresiasi Prabowo-Sandi Tak Kerahkan Massa ke MK

Politik

Ketua DPR Apresiasi Prabowo-Sandi Tak Kerahkan Massa ke MK

Sabtu, 15 Jun 2019 09:55
Detik.com
Ketua DPR Bambang Soesatyo
JAKARTA - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengapresiasi kenegarawanan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang tidak melakukan pengerahan massa saat sidang sengketa perdana Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK). Menurutnya, sidang berlangsung aman dan tertib.

"Saya berkeyakinan sampai sidang berakhir nanti hingga MK ketuk palu, akan berjalan dengan aman. Kita patut memberikan apresiasi atas sikap negarawan Pak Prabowo dan Sandiaga Uno yang telah mempercayaan sangketa pilpres melalui jalur konstitusi tanpa pengerahan massa, sehingga proses sidang di MK dapat berjalan tanpa tekanan," kata Bamsoet kepada wartawan, Sabtu (15/6/2019).

Ia kembali mengingatkan agar semua pihak memercayakan proses sengketa Pilpres 2019 kepada para hakim konstitusi. Bamsoet yakin para hakim MK mampu melaksanakan tugas dengan baik.

"Penghormatan terhadap MK merupakan bagian dari penghormatan terhadap konstitusi negara. Karenanya, apapun putusan MK, wajib diikuti dan ditaati oleh seluruh pihak," ujarnya.

"Bukan hanya kepada penggugat, tergugat, maupun pendukungnya saja. Melainkan juga kepada seluruh bangsa Indonesia sebagai bagian tak terpisahkan dari sistem kesatuan ketatanegaraan," lanjut Bamsoet.

Jika nanti MK mengeluarkan vonis, Bamsoet berharap keputusan itu dihormati semua pihak. Ia menegaskan putusan MK final dan mengikat.

"Pasca putusan MK yang bersifat final dan mengikat, tidak ada lagi jalur hukum yang bisa digunakan oleh pihak-pihak yang ingin menggugat hasil Pemilu. Segala prosedur dan tahapan dari awal pemilu sudah dilalui dengan baik, dan kini kita tinggal menunggu muaranya di MK," tuturnya.

Politikus Golkar itu kemudian mengimbau polisi agar menindak tegas pihak yang berpotensi mengganggu persidangan di MK. Menurut Bamoset, persatuan NKRI nomor satu.

"Saya juga meminta kepada aparat keamanan untuk tegas mencegah dan menindak jika ada pihak-pihak yang ingin menganggu jalannya sidang di MK. Jangan biarkan persatuan dan kesatuan bangsa tercabik-cabik karena kepentingan politik golongan tertentu," kata dia.


Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Selasa, 07 Jul 2026 15:28

    Mensos Gus Ipul Bekali Kepala Sekolah Rakyat, Tekankan Empati dan Integritas sebagai Fondasi

    Dalam upaya memperkuat kualitas penyelenggaraan Sekolah Rakyat, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta para Kepala Sekolah Rakyat menjunjung tinggi empati dan integritas.Arahan tersebut

  • Selasa, 07 Jul 2026 15:03

    BGN Dapat Wejangan KPK agar Penerima MBG Terfokus dan Tepat Sasaran

    Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang bersama dua Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari dan Trenggono, melakukan audiensi dengan pimpinan KPK. Agustina mengatakan pimpinan KPK menyar

  • Selasa, 07 Jul 2026 15:00

    Terdakwa Kasus Korupsi Gas USD 15 Juta Ngaku Depresi, Sidang Ditunda

    Jakarta - Majelis hakim menunda sidang kasus korupsi jual beli gas. Sidang ditunda karena terdakwa mengalami depresi sehingga tidak bisa melanjutkan sidang.Persidangan digelar di Pengadilan Tipikor Ja

  • Selasa, 07 Jul 2026 14:25

    Dua Korban KM Gading 2 Ditemukan Tak Bernyawa, Satu Orang Masih Dalam Pencarian

    SIAK �" Tim gabungan kembali menemukan dua korban kecelakaan KM Gading 2 yang tenggelam saat melakukan draft survey di perairan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), Kecamatan Sungai Apit, Kabupate

  • Selasa, 07 Jul 2026 14:23

    Syamsuar Minta Direktur Baru BSP Berani Benahi Perusahaan

    PEKANBARU-Mantan Gubernur Riau sekaligus mantan Bupati Siak, Syamsuar, berharap Direktur PT Bumi Siak Pusako (BSP) yang baru dilantik, Robi Junipa, mampu membawa perusahaan daerah tersebut kembali ber

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor