Ketua DPRD Rohil Ingatkan Aparat Keamanan Soal Pilkades Serentak
Laporan : Jonathan Surbakti
Minggu, 17 Jan 2016 17:39
"Saya melihat, dari beberapa pemilihan ini, ada beberapa potensi ada masalah. Dilihat dari jumlah pemilih saja misalnya, Kepenghuluan Balam Jaya, rangking tertinggi, 8.046. Ujung Tanjung, 6.174 pemilih, ini yang kira-kira masalah ni, karena pemilihnya ramai. Kepenghuluan Bagan Batu Barat, 6.600, itu kelompok 6.000," ujar Nasrudin Hasan.
Selain kelompok pemiih 6.000, potensi masalah juga berpeluang pada kelompok pemilih 5.000, di Kepenghuluan Melayu Besar Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, diteruskan kelompok 4.000 di Kepenghuluan Bangko Sempurna, Kepenghuluan Panipahan.
Namun demikian, untuk pemilih yang jumlah sedikit, tidak tertutup kemungkin juga akan ada potensi masalah. "Banyak orang yang jatuh karena batu kecil," pungkasnya .(jon/adv/DPRD)
Dandim 1710/Mimika Ajak Warga Jaga Persaudaraan dalam Prosesi Perdamaian Perang Suku di Kwamki Narama
Mimika-Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, hadir dan mengawal langsung prosesi perdamaian perang suku yang berlangsung di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Rabu (24/6/2026). Kehadiran Dandi
Kodim 1714/PJ dan Polri Berikan Dukungan Penuh Bersama Pemda Kab. Puncak Jaya Dalam Penyerahan SK Pengangkatan CPNS Formasi Tahun 2024
Puncak Jaya-Bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, telah dilaksanakan kegiatan Pembagian dan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengang
Berkacamata Hitam dan Masker, Aliansi Rakyat Sulsel Demo Dukung MBG Dilanjutkan
Sejumlah emak-emak yang masuk dalam pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) turut berpartisipasi dalam aksi demonstrasi yang dilakukan Aliansi Rakyat Sulsel untuk mendukung program Makanan Berg
Duduk Perkara Warga di Labuhanbatu Utara Tewas Dianiaya Usai Dituding Curi Sawit
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatra Utara mengungkap kronologi kematian Luis David Hutabarat (32), warga Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumut, yang diduga mengalami p
Kejagung Selamatkan Uang Negara Rp 131,5 Triliun
Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) mencatat telah menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 131,5 triliun melalui penanganan perkara tindak pidana khusus sepanjang periode 2020 hingga 2026.J