Sabtu, 04 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Kubu Prabowo Sebut Banyak Pelanggaran HAM Terjadi di Pemerintahan Jokowi-JK

Politik

Kubu Prabowo Sebut Banyak Pelanggaran HAM Terjadi di Pemerintahan Jokowi-JK

Jumat, 04 Jan 2019 11:08
Liputan6.com
Milad Pemuda Muhammadiyah.
JAKARTA - Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno, Dahnil Anzhar Simanjutak mengatakan pihaknya siap menghadapi 'serangan' isu pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di debat Pilpres 2019.

Dahnil mengungkapkan, pasangan Prabowo-Sandi sudah memiliki banyak amunisi untuk menghadapi materi debat tersebut. "Sangat banyak (amunisi debat isu HAM)," katanya di Kawasan Meruya, Jakarta Barat, Kamis (3/1).

Dia menjelaskan, banyak sekali pelanggaran HAM yang terjadi di era pemerintahan Presiden Joko Widodo ( Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK). Salah satunya adalah kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

"Saya pikir pelanggaran HAM yang dilakukan selama empat tahun ini banyak sekali terutama hak-hak ekonomi masyarakat, petani Kendeng hak tanah mereka kemudian ada lahan petani Karawang dulu dan banyak sekali. Saya pikir yang jadi perhatian," ungkapnya.

"Dan jangan lupa penyerangan terhadap Novel itu bukan penyerangan pertana banyak penyidik KPK dapat perlakuan sama tapi tidak terblow up ini akan jasi perhatuan bukan hanya pelanggaran HAM di masyarakat biasa tapi di era Jokowi," sambungnya.

Mantan Ketua PP Pemuda Muhammadiyah ini menegaskan Prabowo-Sandi sangat peduli dengan kasus Novel. Kata dia, jika Prabowo-Sandi menang akan ada pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) untuk menuntaskan pencarian dalang dari penyiraman tersebut.

"Dan tentu itu jadi perhatian dan bahkan Pak Prabowo dan bang sandi berjanji apabila beliau berdua terpilih sebagai presiden dan wakil presiden ini akan menjadi salah satu perhatian khusus untuk bikin TGPF segera mungkin menyelesaikan kasus penyiraman, siapa pelaku apa motifnya nah itu akan kita punya keyakunan untuk bisa diselesaikan," ucapnya.


(merdeka.com)

Politik
Berita Terkait
  • Jumat, 03 Jul 2026 16:35

    Ekspor Minyak Arab Saudi Meroket Setelah Selat Hormuz Dibuka

    Sejak Amerika Serikat (AS) dan Iran menyetujui perjanjian untuk membuka kembali jalur laut Selat Hormuz bulan lalu, Arab Saudi telah meningkatkan pengiriman minyaknya. Menurut laporan dari CNBC pada J

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:08

    BC Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 652 iPhone Bekas Ilegal dari Malaysia

    BENGKALIS â€" Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Bengkalis berhasil menggagalkan upaya masuknya 652 unit handphone bekas merek iPhone ilegal melalui Pelabuhan Pe

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:06

    Polisi Ungkap Kasus Narkotika 500 Gram di Pangkalan Kuras Pelalawan

    PELALAWAN â€" Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Dusun II Seimedang, Desa Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Rab

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:04

    65 Personel Polres Rokan Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan

    TANAHPUTIH-Sebanyak 65 personel Polres Rokan Hilir menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Personel Polres Rokan Hilir Periode 1 Juli 2026. Upacara berl

  • Jumat, 03 Jul 2026 15:34

    Taspen dan Kemenag RI Integrasikan Data Pernikahan untuk Permudah Layanan ASN

    PT TASPEN (Persero) menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor