Kamis, 25 Jun 2026

Masyarakat Rohil Diminta Waspadai Gafatar

Laporan : Jonathan Surbakti
Jumat, 15 Jan 2016 10:43
internet
Abdul Kosim
BAGANSIAPIAPI-Wakil Ketua DPRD Rohil Abdul Kosim mengingatkan kepada masyarakt Rohil untuk waspada terhadap organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang kini ramai di sorot. Apalagi MUI sudah menyebutkn Gafatar sebagai aliran sesat dan pemerintah menyatakan sebagai organisasi terlarang.

"Saati ini sedang hangat-hangatnya pemberitaan di media tentang munculnya sebuah ormas baru yang bernama Gerakan Fajar Nusantara atau Gafatar," kata Abdul Kosim,Kamis(14/1).

Politisi yang akrab disapa Akos ini menambahkan, ormas Gafatar ini secara ideology sangat berbahaya dalam mempengaruhi masyarakat. Terlebih para generasi muda yang sedang mencari jati diri.

Dengan pemahaman mereka terhadap keberadaan Tuhan menurut Akos akan sangat berbahaya nantinya. Apalgi bagi generasi muda yang kurang akan pemahaman agamanya.

Menurutnya, tidak heran jika Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan jika Gafatar itu sesat dan meresahkan masyarakat.

"Dari segi pemahaman mereka saja tentang agama dan konsep ketuhanan itu saja sudah beda. Yang membuat prihatin adalah beranjak dari pemahaman dangkal itu mereka merekrut anggota baru. Kalau begini apa tidak bahaya namanya," tambah Akos.

Ia juga berharap Pemerintah Rohil mulai melakukan imbauan menyeluruh kepada masyarakat, agar tidak ada yang kontaminasi dengan ideologi Gafatar di Rohil.

"Okelah jika di Rohil belum ada organisasi itu, tapi kita harus waspada. Bisa jadi sudah ada agen rekrutmen mereka di antara kita dan anak-anak kita," tambahnya lagi.

Kepada masyarakat, Akos juga meminta untuk melihat secara menyeluruh latar belakang sebuah ormas jika ada orang mengajak untuk bergabung.

"Jika itu sebuah gerakan social untuk membantu orang laim ya gak masalah, tapi kalau sudah menjurus kepada satu tujuan yang melanggar hokum dan menyimpang dari kepercayaan yang kita anut, itu sudah salah besar. Hindari Ormas itu," tutupnya. (jon/adv/dprd)
Berita Terkait
  • Rabu, 24 Jun 2026 18:35

    Dandim 1710/Mimika Ajak Warga Jaga Persaudaraan dalam Prosesi Perdamaian Perang Suku di Kwamki Narama

    Mimika-Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, hadir dan mengawal langsung prosesi perdamaian perang suku yang berlangsung di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Rabu (24/6/2026). Kehadiran Dandi

  • Rabu, 24 Jun 2026 17:36

    Kodim 1714/PJ dan Polri Berikan Dukungan Penuh Bersama Pemda Kab. Puncak Jaya Dalam Penyerahan SK Pengangkatan CPNS Formasi Tahun 2024

    Puncak Jaya-Bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, telah dilaksanakan kegiatan Pembagian dan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengang

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:41

    Berkacamata Hitam dan Masker, Aliansi Rakyat Sulsel Demo Dukung MBG Dilanjutkan

    Sejumlah emak-emak yang masuk dalam pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) turut berpartisipasi dalam aksi demonstrasi yang dilakukan Aliansi Rakyat Sulsel untuk mendukung program Makanan Berg

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:29

    Duduk Perkara Warga di Labuhanbatu Utara Tewas Dianiaya Usai Dituding Curi Sawit

    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatra Utara mengungkap kronologi kematian Luis David Hutabarat (32), warga Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumut, yang diduga mengalami p

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:04

    Kejagung Selamatkan Uang Negara Rp 131,5 Triliun

    Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) mencatat telah menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 131,5 triliun melalui penanganan perkara tindak pidana khusus sepanjang periode 2020 hingga 2026.J

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.