Rabu, 08 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Nasihat Amien Rais ke PAN: Jangan Rabun Ayam karena Satu Kursi!

Politik

Nasihat Amien Rais ke PAN: Jangan Rabun Ayam karena Satu Kursi!

Jumat, 05 Jul 2019 13:58
Detik.com
JAKARTA - Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais angkat bicara soal isu PAN merapat ke pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) untuk 2019-2024. Amien Rais meminta PAN tidak tergoda jabatan.

Pernyataan tersebut disampaikan Amien Rais lewat video di Instagram @amienraisofficial seperti dilihat pada Jumat (5/7/2019). Amien Rais memberi nasihat terkait posisi PAN untuk lima tahun ke depan.

"Saudara-saudaraku para kader PAN se-Indonesia, para pemilih PAN dan simpatisan yang saya cintai dan saya hormati. Akhir-akhir ini banyak kontroversi apakah PAN sebaiknya bergabung dengan Pak Jokowi atau di luar," kata Amien Rais.

"Nah, dengarkanlah nasihat saya. Jangan kita rabun ayam hanya karena satu kursi kemudian kita bergabung. Kemudian bagaimana pendapat opini yang sekian hampir sepuluh juta pemilih kita itu," ucap Amien.

Amien Rais meminta para pengurus DPP PAN tidak berbicara semaunya terkait masa depan PAN. Dia mengatakan sikap politik PAN ke depan bakal dibicarakan secara jantan.

"Tolong teman-teman DPP jangan mengumbar semau-maunya. Pemilih ini adalah grassroot dari ranting, cabang, tidak boleh dikesampingkan semacam itu. Jadi saudara-saudaraku, mari kita berpikir, nanti kita bicarakan secara kesatria, secara apa adanya," ucap Amien Rais.

Soal posisi PAN untuk lima tahun ke depan masih belum terang meski beberapa pihak menyatakan partai cenderung merapat ke Jokowi. Waketum PAN Viva Yoga Mauladi menyatakan mayoritas pengurus DPW PAN ingin bersama dengan Jokowi. Pernyataan Viva kemudian menuai kontroversi di kalangan pengurus wilayah PAN.

Sementara itu, Sekjen PAN Eddy Soeparno menyatakan pihaknya bisa saja bergabung dengan Jokowi dengan satu syarat, yakni diajak.

"Memang sekarang kan opsinya bisa dikatakan tidak banyak. Satu, bergabung ke pemerintah dengan catatan kalau diajak dari sana. Kedua, opsinya jadi oposisi, apakah itu sendiri ataukah membangun koalisi oposisi. Ketiga, juga tidak jadi oposisi. Tapi jadi pihak yang kritis konstruktif," kata Eddy, Kamis (4/7).


Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Selasa, 07 Jul 2026 15:28

    Mensos Gus Ipul Bekali Kepala Sekolah Rakyat, Tekankan Empati dan Integritas sebagai Fondasi

    Dalam upaya memperkuat kualitas penyelenggaraan Sekolah Rakyat, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta para Kepala Sekolah Rakyat menjunjung tinggi empati dan integritas.Arahan tersebut

  • Selasa, 07 Jul 2026 15:03

    BGN Dapat Wejangan KPK agar Penerima MBG Terfokus dan Tepat Sasaran

    Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang bersama dua Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari dan Trenggono, melakukan audiensi dengan pimpinan KPK. Agustina mengatakan pimpinan KPK menyar

  • Selasa, 07 Jul 2026 15:00

    Terdakwa Kasus Korupsi Gas USD 15 Juta Ngaku Depresi, Sidang Ditunda

    Jakarta - Majelis hakim menunda sidang kasus korupsi jual beli gas. Sidang ditunda karena terdakwa mengalami depresi sehingga tidak bisa melanjutkan sidang.Persidangan digelar di Pengadilan Tipikor Ja

  • Selasa, 07 Jul 2026 14:25

    Dua Korban KM Gading 2 Ditemukan Tak Bernyawa, Satu Orang Masih Dalam Pencarian

    SIAK �" Tim gabungan kembali menemukan dua korban kecelakaan KM Gading 2 yang tenggelam saat melakukan draft survey di perairan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), Kecamatan Sungai Apit, Kabupate

  • Selasa, 07 Jul 2026 14:23

    Syamsuar Minta Direktur Baru BSP Berani Benahi Perusahaan

    PEKANBARU-Mantan Gubernur Riau sekaligus mantan Bupati Siak, Syamsuar, berharap Direktur PT Bumi Siak Pusako (BSP) yang baru dilantik, Robi Junipa, mampu membawa perusahaan daerah tersebut kembali ber

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor