Rabu, 08 Jul 2026

Politik

PAN Buka Diri untuk Sandiaga Uno

Senin, 01 Jul 2019 15:15
Detik.com
JAKARTA - Perihal kendaraan politik Sandiaga Uno usai kalah di Pilpres 2019 masih jadi teka-teki. PAN yang sangat santer diisukan menjadi kendaraan politik Sandiaga Uno selepas keluar dari Partai Gerindra menyebut ada dua partai lain yang tertarik dengan eks Wagub DKI itu.

"Kalau mau bergabung kita dengan senang hati membuka diri. PAN dari awal kan kita tawari kan untuk bergabung, tetapi pada waktu itu Mas Sandinya nanti dulu karena kan ada Partai Demokrat juga yang menginginkan, PKS juga menginginkan," ujar Waketum PAN Viva Yoga Mauladi saat dihubungi, Senin (1/7/2019).

"Iya waktu itu (menginginkan Pak Sandi) sehingga Mas Sandi bilang, ya nantilah, gitu. Tapi kalau mau bergabung (PAN) kami sangat senang sekali," imbuh dia.

Isu PAN menjadi kendaraan politik Sandiaga sebelumnya dilemparkan Ketua DPRD DKI Jakarta yang juga politikus PDIP, Prasetio Edi Marsudi. Pras saat itu menyebut Sandiaga telah memiliki kartu tanda anggota (KTA) PAN.

Menanggapi Pras, Sekjen PAN Eddy Soeparno pada Kamis 25 April 2019 menyebut mereka siap menyambut dan menggelar karpet biru untuk Sandiaga. Soal KTA untuk Sandiaga pun disebut Eddy Soeparno telah disiapkan.

Lalu, bagaimana kelanjutan isu-isu tersebut? Viva Yoga Mauladi yang sempat bertemu Sandiaga Uno untuk makan malam pada Selasa 25 Juni 2019 menyebut Sandi sampai saat ini belum punya KTA PAN.

"Kemarin saya ketemu Mas Sandi Uno di rumahnya makan malam tidak membahas soal itu, tidak ada pembahasan soal itu dan Mas Sandi belum punya KTA," jelas Viva Yoga.

Pun begitu setelah penetapan presiden-wakil presiden terpilih 2019-2024 oleh KPU, Viva menyebut belum ada pembicaraan lanjutan antara PAN dengan Sandiaga soal kemungkinan gabung partai.

"Belum, belum ada. Setelah keputusan KPU belum ada. Tapi kalau mau bergabung kami sangat senang sekali karena itu sendiri energi baru bagi PAN untuk bisa memperkuat barisan di PAN untuk persiapan konsolidasi ke depan," ucap anggota DPR itu.
Jika Sandiaga bergabung ke PAN, Viva menyebut pihaknya melalui pengurus tingkat DPD segera mengeluarkan KTA. Viva menyatakan mereka akan sangat senang jika Sandiaga memutuskan gabung PAN.

"Mekanismenya siapapun warga negara Indonesia ketika mau masuk jadi anggota partai politik ya kita tentu melihat latar belakangnya. Kalau kemudian dari sisi hukum, dari sisi background dan lain-lain, itu kalau mau bergabung tidak ada masalah, kami akan langsung saja membuatkan KTA di tingkat kabupaten ya, KTA, di tingkat DPD," ucap Viva.

Dihubungi terpisah, Waketum PAN Totok Daryanto menyebut seluruh kader PAN akan melakukan pembicaraan jika ada figur luar yang ingin bergabung. Dia mengatakan akan ada sosialisasi terlebih dahulu terkait hal ini.

"Ini bukan soal membuka atau tidak ya, mesti kita bicara dulu seluruh kader partai apakah partai ini membutuhkan figur dari luar partai atau cukup dipimpin oleh kader-kader internal yang ada di dalam partai ini karena masuknya orang luar ke dalam partai itu juga sebuah tantangan tersendiri, tidak mudah juga. Jadi kita tidak ngomong soal diterima atau tidak, kita mesti sosialisasi dulu, bicara dulu di internal bagaimana sebaiknya dilakukan," urai Totok.

Wasekjen PAN Saleh Partaonan Daulay menyatakan mereka memang dekat dengan Sandiaga, terutama selama masa proses pilpres. Namun demikian, pembicaraan khusus soal Sandi akan bergabung dengan PAN belum ada.

"Mungkin karena kedekatan itu, orang berpikir kalau Pak Sandi mau bergabung ke PAN. Kalau itu betul, tentu kami akan sangat senang. Semua partai pasti senang jika ada tambahan kekuatan yang bergabung," kata Saleh.



Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Selasa, 07 Jul 2026 15:28

    Mensos Gus Ipul Bekali Kepala Sekolah Rakyat, Tekankan Empati dan Integritas sebagai Fondasi

    Dalam upaya memperkuat kualitas penyelenggaraan Sekolah Rakyat, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta para Kepala Sekolah Rakyat menjunjung tinggi empati dan integritas.Arahan tersebut

  • Selasa, 07 Jul 2026 15:03

    BGN Dapat Wejangan KPK agar Penerima MBG Terfokus dan Tepat Sasaran

    Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang bersama dua Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari dan Trenggono, melakukan audiensi dengan pimpinan KPK. Agustina mengatakan pimpinan KPK menyar

  • Selasa, 07 Jul 2026 15:00

    Terdakwa Kasus Korupsi Gas USD 15 Juta Ngaku Depresi, Sidang Ditunda

    Jakarta - Majelis hakim menunda sidang kasus korupsi jual beli gas. Sidang ditunda karena terdakwa mengalami depresi sehingga tidak bisa melanjutkan sidang.Persidangan digelar di Pengadilan Tipikor Ja

  • Selasa, 07 Jul 2026 14:25

    Dua Korban KM Gading 2 Ditemukan Tak Bernyawa, Satu Orang Masih Dalam Pencarian

    SIAK �" Tim gabungan kembali menemukan dua korban kecelakaan KM Gading 2 yang tenggelam saat melakukan draft survey di perairan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), Kecamatan Sungai Apit, Kabupate

  • Selasa, 07 Jul 2026 14:23

    Syamsuar Minta Direktur Baru BSP Berani Benahi Perusahaan

    PEKANBARU-Mantan Gubernur Riau sekaligus mantan Bupati Siak, Syamsuar, berharap Direktur PT Bumi Siak Pusako (BSP) yang baru dilantik, Robi Junipa, mampu membawa perusahaan daerah tersebut kembali ber

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor