Politik
PBB Sesalkan Hairul Bocorkan Materi 01 di MK: Padahal Dia Setuju Pro Jokowi
Kamis, 20 Jun 2019 10:43
JAKARTA - Direktur Jendral Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ismail mengungkapkan jika Internet of Things (IoT) dapat menjadi peluang bisnis baru yang besar.
Dia juga mengatakan jika Internet of Things tidak hanya berbicara tentang konektivitas saja.
"Konektivitas tidak berperan begitu besar untuk industri teknologi IT. Justru solusi IoT-nya, akan ada bisnis model yang baru yang bisa meyakinkan industri atau pelaku usaha itu jika menggunakan teknologi akan lebih efisien akan lebih murah dan meng-create revenue baru," kata dia dalam pers conference IoT Makers Creation 2019 di Jakarta, Rabu (19/6/2019).
Dia juga menambahkan jika IoT landasan dasarnya solusi yang mampu menjadi peluang bisnis baru yang mampu dikerjakan masif dengan solusi banyak hal.
Dia juga melanjutkan jika industri teknologi IT saat ini memiliki banyak elemen.
"Salah satu yang paling utama adalah infrastruktur, meliputi jaringan, perangkat dan security. Elemen lainnya di atas jaringan ada aplikasi dan di atasnya lagi ada konten. Solusi IoT melingkupi seluruh elemen di atas," jelas Ismail.
Lebih lanjut, Ismail juga mengatakan jika para makers juga perlu berkreasi lebih banyak. Dia juga mengatakan jika kerjasama antara makers, developer, seluler, industri media dan universitas diperlukan.
"Pemerintah tidak saya tulis lagi karena pemerintah berada di belakang itu semua. Solusi IoT ini bisa berkembang di Indonesia, jangan sampai kita menggunakan solusi-solusi dari pihak asing. Jika sudah dipegang platform data oleh asing dan kita tidak bisa lagi menjadi tuan rumah di Indonesia sendiri," pungkas dia.
Teguh juga menambahkan jika besarnya potensi IoT di Indonesia sebesar 400 juta perangkat dengan nilai bisnis sebesar Rp444 triliun pada tahun 2022 harus segera diwujudkan sejalan dengan telah dikeluarkannya aturan PM no.1/2019 tentang Ijin Kelas dan Perdirjen NO.3/2019 Tentang LPWA (Low Power Wide Area Network).
Hal tersebut menurut Teguh dimulai dengan pengembangan SDM yang terampil di bidang IoT dalam hal ini ASIOTI juga turut berperan aktif dalam pembuatan SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) Internet of Things yang ditargetkan rampung tahun ini.
Sumber: detik.com
Mensos Gus Ipul Bekali Kepala Sekolah Rakyat, Tekankan Empati dan Integritas sebagai Fondasi
Dalam upaya memperkuat kualitas penyelenggaraan Sekolah Rakyat, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta para Kepala Sekolah Rakyat menjunjung tinggi empati dan integritas.Arahan tersebut
BGN Dapat Wejangan KPK agar Penerima MBG Terfokus dan Tepat Sasaran
Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang bersama dua Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari dan Trenggono, melakukan audiensi dengan pimpinan KPK. Agustina mengatakan pimpinan KPK menyar
Terdakwa Kasus Korupsi Gas USD 15 Juta Ngaku Depresi, Sidang Ditunda
Jakarta - Majelis hakim menunda sidang kasus korupsi jual beli gas. Sidang ditunda karena terdakwa mengalami depresi sehingga tidak bisa melanjutkan sidang.Persidangan digelar di Pengadilan Tipikor Ja
Dua Korban KM Gading 2 Ditemukan Tak Bernyawa, Satu Orang Masih Dalam Pencarian
SIAK �" Tim gabungan kembali menemukan dua korban kecelakaan KM Gading 2 yang tenggelam saat melakukan draft survey di perairan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), Kecamatan Sungai Apit, Kabupate
Syamsuar Minta Direktur Baru BSP Berani Benahi Perusahaan
PEKANBARU-Mantan Gubernur Riau sekaligus mantan Bupati Siak, Syamsuar, berharap Direktur PT Bumi Siak Pusako (BSP) yang baru dilantik, Robi Junipa, mampu membawa perusahaan daerah tersebut kembali ber