Rabu, 08 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • PD: Jokowi Sangat Kenal Kami, tapi Partai Pasif soal Koalisi Hari Ini

Politik

PD: Jokowi Sangat Kenal Kami, tapi Partai Pasif soal Koalisi Hari Ini

Jumat, 05 Jul 2019 08:56
Detik.com
Jokowi saat menghadiri Rapimnas Partai Demokrat. (Dok Kris-Biro Pers Setpres).
JAKARTA - Partai Demokrat (PD) sampai saat ini belum mengambil keputusan apakah tetap berada di oposisi atau masuk ke dalam koalisi Joko Widodo (Jokowi). Namun PD menyinggung bahwa Jokowi kenal betul dengan semua parpol di Indonesia, termasuk dengan PD.

"Di posisi hari ini, kami menawarkan diri sudah nggak pas. Bagi kami dari Partai Demokrat, Pak Jokowi sudah sangat kenal Partai Demokrat, sudah kenal Pak SBY. Demokrat sudah sangat kenal Pak Jokowi, ini soal kecocokkan kan. Persoalan ini terlalu dini karena Pak Jokowi dilantik Oktober 2019," ujar Ketua DPP PD Jansen Sitindaon kepada wartawan, Kamis (4/7/2019) malam.

Hal ini menjawab pernyataan PPP yang menyebut koalisi Jokowi cenderung tidak ingin menambah anggota lagi. Adapun PD baru mengambil sikap politiknya setelah pertengahan Juli.

"Kami hari ini mengambil posisi pasif dan lagian juga, soal sikap partai belum dibahas sampai nanti 40 hari Bu Ani Yudhoyono tanggal 10 Juli," ujar Jansen.

PD menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi untuk menentukan komposisi dalam koalisinya. Sebab, kata PD, dibutuhkan rasa aman dan nyaman dalam memimpin RI di periode kedua Jokowi.

"Pak Arsul dari PPP boleh ngomong apa pun. Tapi kewenangan sepenuhnya pada Pak Jokowi, apakah mau nambah koalisi atau dengan yang ada sekarang, kita kembalikan saja. Pak Jokowi sudah masuk periode kedua sebagai presiden dan beliau kenal dengan semua partai di Indonesia. Jadi, soal lima tahun ke depan soal kenyamanan, dan beliau tahu mana partai yang kalau diajak bekerja sama beliau aman dan nyaman," papar Jansen.

Sebelumnya, Sekjen PPP Arsul Sani menegaskan partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK) belum menentukan pilihan untuk menambah anggota koalisi. Namun, menurutnya, sejauh ini seluruh partai pendukung Jokowi cenderung menutup pintu terhadap partai lain.

Arsul mengatakan penentuan akan adanya penambahan anggota atau tidak bakal ditentukan Jokowi bersama para ketum parpol. Namun sampai saat ini pertemuan itu belum dilakukan. Jadi, menurutnya, belum ada ajakan atau tawaran ke partai lain.

"Partai-partai KIK belum pernah bertemu bersama di mana opsi untuk menambah anggota KIK itu dibicarakan. Sampai saat ini yang mengemuka adalah pendapat masing-masing partai KIK, namun harus diakui terdapat kecenderungan kuat untuk tidak lagi menambah anggota. Karenanya ya belum ada ajakan atau tawaran kepada partai lain yang merupakan pengusung 02 untuk bergabung," ujar Arsul ketika dihubungi, Kamis (4/7).


Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Selasa, 07 Jul 2026 15:28

    Mensos Gus Ipul Bekali Kepala Sekolah Rakyat, Tekankan Empati dan Integritas sebagai Fondasi

    Dalam upaya memperkuat kualitas penyelenggaraan Sekolah Rakyat, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta para Kepala Sekolah Rakyat menjunjung tinggi empati dan integritas.Arahan tersebut

  • Selasa, 07 Jul 2026 15:03

    BGN Dapat Wejangan KPK agar Penerima MBG Terfokus dan Tepat Sasaran

    Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang bersama dua Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari dan Trenggono, melakukan audiensi dengan pimpinan KPK. Agustina mengatakan pimpinan KPK menyar

  • Selasa, 07 Jul 2026 15:00

    Terdakwa Kasus Korupsi Gas USD 15 Juta Ngaku Depresi, Sidang Ditunda

    Jakarta - Majelis hakim menunda sidang kasus korupsi jual beli gas. Sidang ditunda karena terdakwa mengalami depresi sehingga tidak bisa melanjutkan sidang.Persidangan digelar di Pengadilan Tipikor Ja

  • Selasa, 07 Jul 2026 14:25

    Dua Korban KM Gading 2 Ditemukan Tak Bernyawa, Satu Orang Masih Dalam Pencarian

    SIAK �" Tim gabungan kembali menemukan dua korban kecelakaan KM Gading 2 yang tenggelam saat melakukan draft survey di perairan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), Kecamatan Sungai Apit, Kabupate

  • Selasa, 07 Jul 2026 14:23

    Syamsuar Minta Direktur Baru BSP Berani Benahi Perusahaan

    PEKANBARU-Mantan Gubernur Riau sekaligus mantan Bupati Siak, Syamsuar, berharap Direktur PT Bumi Siak Pusako (BSP) yang baru dilantik, Robi Junipa, mampu membawa perusahaan daerah tersebut kembali ber

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor