Selasa, 07 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • PKS: Kita Perlu Demokrat di MK, Koalisi Adil Makmur Mesti Bersatu

Politik

PKS: Kita Perlu Demokrat di MK, Koalisi Adil Makmur Mesti Bersatu

Senin, 10 Jun 2019 15:31
Detik.com
JAKARTA - Partai Demokrat menegaskan masih berada di Koalisi Adil dan Makmur pengusung Prabowo-Sandiaga menanggapi polemik usulan bubarkan koalisi. PKS menyebut Koalisi Indonesia Adil Makmur harus bersatu karena dukungan Demokrat masih dibutuhkan dalam hal gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK).

"PD partai besar dan berpengalaman. Kita perlu PD. Menghapi MK, semua pihak di Koalisi Adil Makmur mesti bersatu," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera saat dihubungi, Senin (10/6/2019).

Mardani mengatakan wajar saja jika ada perbedaan di dalam internal koalisi. Akan tetapi, saat pengambilan keputusan, kata dia, koalisi haruslah kembali bersatu.

"Bahwa ada dinamika, nikmati saja. Justru Koalisi Adil Makmur akan besar jika bersikap memberi ruangan pada perbedaan. Namun saat keputusan diambil kita bersatu," sambungnya.

Sebelumnya, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandia Uno mempersilakan Partai Demokrat (PD) pergi sebagai buntut dari usul pembubaran koalisi. Demokrat menegaskan masih berada di Koalisi Adil dan Makmur pengusung Prabowo-Sandiaga.

"Bagaikan pertandingan sepakbola, hasil pertandingan sudah diketahui hasilnya ketika pluit ditiup wasit (KPU) tanggal 21 Mei dini hari dengan mengukuhkannya dalam sidang pleno sesuai mekanismenya, tapi kemudian sesuai prosedur hukum yang ada, KPU mempersilakan jalur hukum yang disediakan undang-undang untuk ke MK bila ada keberatan, lalu paslon 02 menggunakan dan memilih saluran hukum dan konstitusional itu ke MK," ungkap Sekjen Demokrat Hinca Pandjaitan.

Dengan gugatan Prabowo-Sandi atas hasil Pilpres 2019 ke MK, Hinca menilai pertandingan masih terus berlanjut. Koalisi Prabowo-Sandiaga disebut masih akan menuntaskan perjuangan dalam Pilpres 2019 di MK.

"Mari kita ikuti dan lakoni bersama sampai selesai. Itulah esensinya berkoalisi dan PD setia berada di jalur itu," sebut Hinca.


Sumber: detik.com

Politik
Berita Terkait
  • Selasa, 07 Jul 2026 15:28

    Mensos Gus Ipul Bekali Kepala Sekolah Rakyat, Tekankan Empati dan Integritas sebagai Fondasi

    Dalam upaya memperkuat kualitas penyelenggaraan Sekolah Rakyat, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta para Kepala Sekolah Rakyat menjunjung tinggi empati dan integritas.Arahan tersebut

  • Selasa, 07 Jul 2026 15:03

    BGN Dapat Wejangan KPK agar Penerima MBG Terfokus dan Tepat Sasaran

    Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang bersama dua Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari dan Trenggono, melakukan audiensi dengan pimpinan KPK. Agustina mengatakan pimpinan KPK menyar

  • Selasa, 07 Jul 2026 15:00

    Terdakwa Kasus Korupsi Gas USD 15 Juta Ngaku Depresi, Sidang Ditunda

    Jakarta - Majelis hakim menunda sidang kasus korupsi jual beli gas. Sidang ditunda karena terdakwa mengalami depresi sehingga tidak bisa melanjutkan sidang.Persidangan digelar di Pengadilan Tipikor Ja

  • Selasa, 07 Jul 2026 14:25

    Dua Korban KM Gading 2 Ditemukan Tak Bernyawa, Satu Orang Masih Dalam Pencarian

    SIAK �" Tim gabungan kembali menemukan dua korban kecelakaan KM Gading 2 yang tenggelam saat melakukan draft survey di perairan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), Kecamatan Sungai Apit, Kabupate

  • Selasa, 07 Jul 2026 14:23

    Syamsuar Minta Direktur Baru BSP Berani Benahi Perusahaan

    PEKANBARU-Mantan Gubernur Riau sekaligus mantan Bupati Siak, Syamsuar, berharap Direktur PT Bumi Siak Pusako (BSP) yang baru dilantik, Robi Junipa, mampu membawa perusahaan daerah tersebut kembali ber

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor