Rabu, 08 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • PKS soal Paripurna Wagub: Kami Ikut Aturan, Tapi Jangan Dilambatin

Politik

PKS soal Paripurna Wagub: Kami Ikut Aturan, Tapi Jangan Dilambatin

Kamis, 18 Jul 2019 09:09
Detik.com
JAKARTA - Wakil Ketua DPR DKI Jakarta M Taufik menilai ada keterlambatan rapat paripurna pemilihan wakil gubernur. Wakil Ketua Fraksi PKS DKI Jakarta Nasrullah mengatakan partainya ingin proses rapat paripurna tidak diperlambat.

"Natural aja, kita ikutin aturannya gimana, tapi jangan dilambat-lambatin. Ini haknya masyarakat, tapi juga jangan melanggar aturan," kata Nasrullah saat dimintai konfirmasi, Rabu (17/7/2019) malam.

Nasrullah menuturkan kehadiran wakil gubernur merupakan hak dari warga Jakarta. Dia meminta pemilihan wakil gubernur harus sesuai aturan.

"Kita sesuai aturan, kalau aturannya bisa jalan kenapa tidak. Kan hak warga untuk punya wakil gubernur kan jadi tertunda juga," jelas Nasrullah.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD Gerindra DPRD DKI Jakarta Syarif mengatakan pesimis jika paripurna wagub digelar tepat waktu. Dia menuturkan banyaknya rapat pada akhir masaja jabatan anggota DPRD DKI Jakarta, menyebabkan rapat terkait wagub terganggu.

"Jadwal kemarin itu rapat 3-4 kali di ruangan banggar, di ruangan pansus. Itu berturut-turut begitu. Sementara saya banggar juga, pansus juga. Kebelah-belah," sebutnya.


Sebelumnya, Taufik mengatakan jadwal Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) pemilihan Wagub DKI Jakarta belum jelas hingga kini. Taufik menyebut paripurna pemilihan wagub bisa mundur.

"Itu Sekwan (Sekretaris Dewan) yang ngatur jadwalnya, koordinasi antar-rapat. Kemungkinan (pemilihan) bisa mundur," ucap M Taufik ketika dihubungi, Rabu (17/7).

Paripurna pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta telah dijadwalkan oleh Pansus pada 22 Juli 2019. Sementara itu, kepengurusan anggota Dewan 2014/2019 berakhir pada Agustus 2019.

M Taufik tidak masalah jika pemilihan dilakukan oleh kepengurusan Dewan 2019-2024. Kepengurusan selanjutnya bisa menggunakan draf tata tertib (tatib) yang saat ini telah selesai dibahas.

"Dewan yang memilih bukan orang lain. Kalau nanti Dewan baru, tinggal lanjutkan tatib yang sekarang," ucap Taufik.


Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Rabu, 08 Jul 2026 11:13

    Prabowo Cerita Jejak Sejarah Indonesia-India di Depan PM Modi

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto bercerita hubungan antara Indonesia dan India telah terjalin selama ratusan tahun melalui sejarah, peradaban, dan budaya.Hal tersebut disampaikan Prabowo saat mengh

  • Rabu, 08 Jul 2026 11:11

    Wali Kota Bima NTB Bantah Lantik Istri dan Ipar Jadi Pejabat

    Mataram - Usai ramai jadi pembicaraan, Wali Kota Bima A Rahman H Abidin akhirnya buka suara. Dirinya membantah telah melantik istri dan iparnya menjadi pejabat. Rahman mengklaim pelantikan istrinya te

  • Rabu, 08 Jul 2026 10:45

    Ketua DPW PSI Kalsel Minta Kaesang Lantik Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina

    Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggelar Rapat Koordinasi Wilayah serta pelantikan ketua DPW PSI dan DPD PSI se-kalimantan Selatan Selasa 7 Juli 2026. Acara ini turut dihadiri Ketua Umum DPP PSI K

  • Rabu, 08 Jul 2026 10:42

    Batin Tenayan Temui Pansus DPRD Riau Minta Mafia di Tanah Ulayat Ditindak

    PEKANBARU - Datuk Batin Tenayan, Ujang Alinun bersama rombongan mendatangi Panitia Khusus (Pansus) Tanah Ulayat dan Pemanfaatan Tanah Ulayat DPRD Riau untuk menyampaikan berbagai persoalan yang terjad

  • Rabu, 08 Jul 2026 10:35

    Tim SAR Temukan Korban Tewas Kapal Pompong Tenggelam di Siak

    SIAK â€" Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu dari tiga korban tenggelamnya kapal pompong di Pelabuhan Tanjung Buton, Desa Sungai Rawa, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Selasa (7/7/2026). Ko

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor