PPP: Reshuffle Menguatkan Posisi KIB, Tiga Ketum Ada di Kabinet
Admin
Kamis, 16 Jun 2022 11:50
Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani mengatakan, reshuffle kabinet teranyar menguatkan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Sebabnya seluruh ketua umum KIB kini berada di dalam kabinet.
"Reshuffle itu kalau buat kami, partai-partai KIB itu menguatkan posisi KIB. Kenapa? Secara politis menguatkan KIB," ujar Arsul kepada wartawan dikutip Kamis (16/6).
"Kenapa? Karena sekarang tiga ketua umum KIB, semua ada di dalam kabinet," sambungnya.
Arsul mengatakan, ketiga ketua umum berada dalam pemerintahan punya akses ke dalam masalah pemerintahan dan kenegaraan. Karena akses itu partai-partai punya kesempatan sama memahami masalah pemerintahan untuk menentukan langkah KIB. Termasuk akan menguntungkan calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusung KIB.
"Karena punya akses kesempatan yang sama untuk memahami itu, maka kemudian ketika menentukan langkah, ya katakanlah untuk KIB, seperti yang saya katakan dalam hal ini menyusun common platform, platform bersama yang nanti akan kita sampaikan kepada capres dan cawapres yang kita akan putuskan, itu akan menjadi lebih mudah,' jelas Arsul.
Bila ada satu ketua umum tidak berada di kabinet, pemahaman terhadap kenegaraan akan berjarak.
"Katakanlah misalnya, dua ada dalam pemerintahan sebelumnya dan satu ada di luar, itu kan tingkat pemahamannya terhadap persoalan-persoalan pemerintahan dan persoalan-persoalan kenegaraan kita itu akan kemungkinan jarak perbedaannya itu akan gapnya akan lebih lebar," jelas Arsul.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo melantik Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan sebagai menteri perdagangan. PAN merupakan salah satu partai yang menginisiasi KIB bersama Golkar dan PPP.