Jumat, 03 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • PSI Ragukan Netralitas BW Jadi Panelis Debat Capres, Gerindra Membela

Politik

PSI Ragukan Netralitas BW Jadi Panelis Debat Capres, Gerindra Membela

Sabtu, 29 Des 2018 14:45
Detik.com
Jakarta - Partai Gerindra meyakini mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto bisa menjaga integritas dan netralitasnya sebagai panelis debat capres-cawapres. Menurut Gerindra, semua pihak harus memberikan kesempatan kepada Bambang untuk menunjukkan integritasnya.

"Pak BW (sapaan akrab Bambang) itu kan orang yang punya rekam jejak dan integritas. Tentu beliau tidak akan mempertaruhkan integritasnya di depan ratusan juta pemirsa TV dan rakyat Indonesia yang menyaksikan debat kandidat capres nanti," kata anggota Badan Komunikasi Gerindra, Andre Rosiade saat diminta tanggapan, Sabtu (29/12/2018).

BW memang pernah menjadi anggota timses pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilgub DKI 2017. Disinggung riwayat itu, Andre menilai wajar jika ada yang meragukan integritas BW.

"Saya rasa beliau akan berlaku netral, profesional dan sangat menjaga integritas dalam menjadi panelis. Tapi wajar saja kalau tim Pak Jokowi meragukan hal itu," terang Andre.

Tidak hanya BW, Gerindra juga yakin panelis lainnya seperti Hikmahanto Juwana, Bagir Manan dan Bivitri Susanti akan menjaga netralitas. Sebab, mereka dipilih juga oleh KPU yang tidak lain adalah lembaga independen.

"Saya rasa tokoh-tokoh yang dipercaya baik menjadi moderator dan panelis akan berlaku semaksimal mungkin menjaga integritas dan netralitas mereka. Karena masa depan mereka juga dipertaruhkan di sini," papar Andre.

"Mereka dipilih karena punya integritas dan KPU bersama stakeholders lain yakin mereka netral," pungkasnya.

Sebelumnya, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menilai BW tidak netral jika bicara konteks politik. PSI menyinggung soal sikap BW di Pilgub DKI 2017.

"Artinya ada keberpihakan ideologis ketika pilgub itu. Tentu kalau kita melihat pileg sekarang juga masih ada pembelahan ideologis itu, dan dalam konteks itu Mas Bambang Widjojanto bukan tokoh yang tepat karena sekali lagi dia memiliki posisi politik tertentu," kata Sekjen PSI Raja Juli Antoni, Sabtu (29/12).


(detik.com)
Politik
Berita Terkait
  • Jumat, 03 Jul 2026 16:35

    Ekspor Minyak Arab Saudi Meroket Setelah Selat Hormuz Dibuka

    Sejak Amerika Serikat (AS) dan Iran menyetujui perjanjian untuk membuka kembali jalur laut Selat Hormuz bulan lalu, Arab Saudi telah meningkatkan pengiriman minyaknya. Menurut laporan dari CNBC pada J

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:08

    BC Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 652 iPhone Bekas Ilegal dari Malaysia

    BENGKALIS â€" Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Bengkalis berhasil menggagalkan upaya masuknya 652 unit handphone bekas merek iPhone ilegal melalui Pelabuhan Pe

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:06

    Polisi Ungkap Kasus Narkotika 500 Gram di Pangkalan Kuras Pelalawan

    PELALAWAN â€" Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Dusun II Seimedang, Desa Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Rab

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:04

    65 Personel Polres Rokan Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan

    TANAHPUTIH-Sebanyak 65 personel Polres Rokan Hilir menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Personel Polres Rokan Hilir Periode 1 Juli 2026. Upacara berl

  • Jumat, 03 Jul 2026 15:34

    Taspen dan Kemenag RI Integrasikan Data Pernikahan untuk Permudah Layanan ASN

    PT TASPEN (Persero) menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor