Senin, 29 Jun 2026

Politik

Pansus My Masih Tunggu Hasil Audit BPKP

Laporan: Afdal Aulia
Rabu, 12 Okt 2016 15:44
Afdal Aulia
Irmi Syakip Arsalan S.Sos

BENGKALIS - Panitia Khusus (Pansus) Proyek Multiyears (My) DPRD Bengkalis sampai sekarang masih terus melaksanakan tugas mereka terkait persoalan mega proyek yang bergulir pada masa pemerintahan bupati Herliyan Saleh tersebut. Saat ini pansus masih menunggu turunnya hasil audit investigative dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Riau.

Wakil Ketua Pansus My DPRD Bengkalis Irmi Syakip Arsalan S.Sos ketika ditanya soal keputusan pansus, mengku kalau pansus masih menunggu hasil audit menyeluruh dari BPKP Riau dan Inspektorat Bengkalis. Pada intinya, sejumlah persoalan menyangkut dengan pekerjaan proyek My sebanyak lima dari enam paket tersebut harus dilakukan audit menyeluruh, termasuk kemungkinan adanya potensi kerugian Negara.

"Kami di pansus proyek My masih menunggu hasil audit BPKP Riau dan Inspektorat Bengkalis. Sejauh ini kami sudah melakukan hearing dan pemanggilan pihak-pihak terkait pelaksanaan proyek, khususnya Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bengkalis selaku leadings ector proyek mercu suar yang dianggarkan mencapai Rp 2,4 trilyun,"terang Irmi Syakip, Rabu (12/10/20160.

Politisi muda PKB ini juga mengungkapkan bahwa Pansus jauh-jauh hari sudah turun kelapangan meninjau keberadaan proyek My yang dikerjakan sebanyak lima kegiatan. Sementara untuk satu kegiatan My yaitu jalan Duri-Sungai Pakning gagal dilaksanakan, karena pihak Dinas Pekerjaan Umum bengkalis tidak mau menandatangani kotrak kerja dengan perusahaan pemenang lelang.

Disebutkan pria disapa Ikip tersebut, pada pelaksanaan proyek My itu pansus meneggarai adanya kejanggalan dalam pekerjaan di lapangan, terutama masalah kualitas dan volume pada jalan-jalan lingkar dan poros yang dikerjakan. Malahan pansus berasumsi, bahwa pelaksanaan pekerjaan kelima proyek tersebut masih jauh dibawah progress, kecuali jalan lingkar Pulau Bengkalis yang diklaim Dinas PU selesai 100 persen, tapi kualitasnya dipertanyakan.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini hasil audit BPKP turun dan pansus bisa mengambil kesimpulan dari hasil audit tersebut, apakah ditemukan kerugian Negara atau tidak. Kalau ditemukan, tentu pansus akan terus menggali akar permasalahannya, termasuk penyebab adanya kerugian Negara dari pekerjaan di lapangan dengan mengeluarkan rekomendasi,'tambah Ikip, yang juga ketua DPD KNPI kabupaten Bengkalis ini.(afd)

Politik
Berita Terkait
  • Rabu, 26 Nov 2025 09:37

    Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok

    Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh

  • Selasa, 04 Nov 2025 05:26

    AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader

    Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol

  • Senin, 27 Okt 2025 10:17

    H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau

    Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).

  • Kamis, 04 Sep 2025 13:45

    Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem

    Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon

  • Kamis, 04 Sep 2025 11:40

    Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji

    Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.