Politik
Prabowo: Kalau Mau Ganti Presiden, 17 April Kita Harus Menang
Senin, 14 Jan 2019 09:17
Prabowo awalnya berbicara soal pentingnya 17 April 2019 yang menurutnya demi perubahan bangsa Indonesia. Prabowo juga berbicara pengalamannya selama menjadi tentara. Dia berbicara elite yang menurutnya tak peduli bangsa.
"Saya dulu pejabat di tentara, saya dulu bertugas di mana-mana, saya bertugas di tempat-tempat yang terpencil. Saya aneh, saya melihat, kok ada di ujung sana, di perbatasan yang nggak ada permukiman, jauh dari mana-mana, ada orang asing yang jalan-jalan di tengah hutan kita, saya ketemu," ucap Prabowo di lokasi acara, Jalan Wijaya I no 81, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (13/1/2019).
Pidato Prabowo disambut riuh pendukungnya. Ada teriakan ganti presiden. Prabowo meresponsnya.
"Ganti presiden itu, kalau kau mau ganti presiden, 17 April kita harus menang. Teriak-teriak itu gampang, saya ulangi ya, teriak-teriak itu gampang tapi nanti 17 April itu yang menentukan. Pada hari itu, rakyat Indonesia harus berbicara," ucap Prabowo.
"Sekarang mereka sedang bercerita bahwa rakyat yang di bawah itu tidak mengerti, mereka tidak punya gadget, tidak punya HP. Mereka bilang rakyat yang di desa-desa itu tidak punya HP. Maksudnya apa itu? Apakah karena tidak punya HP berarti rakyat kita bodoh? Apa karena nggak punya HP rakyat kita di bawah bisa dibeli?" sebut Prabowo.
"Saudara-saudara sekalian, kalau ada yang mau menggelontorkan uang, terima uangnya. Saudara-saudara, kalau memang benar di desa-desa tidak punya gadget, tapi dia pasti punya saudara yang punya gadget, dia pasti punya saudara yang punya HP. Tolonglah saudara-saudara kalau punya, kenalan, atau kenalan dari kenalan, yang ada di desa-desa itu, sampaikan. Kalau tidak pakai HP, pakai mulut, kalau tidak, pakai surat. Kalau tidak, sebelum 17 April, kalian datang ke desa-desa itu," beber Prabowo.
"Kalau kau sudah berkali-kali mendengar pembicaraan saya, sesuatu yang elite Indonesia paling tidak suka sama Prabowo Subianto tau ndak? Mereka paling ndak suka sama saya, kenapa? Karena saya yang mengatakan bahwa kekayaan bangsa Indonesia diambil dari bumi Indonesia," ucap Prabowo.
"Kita sedang dimiskinkan, kita sedang dibuat menjadi bangsa minta-minta. Ada kebanggaan, ada kebanggaan beberapa tokoh negara ini, ya, nanti kalau saya sebut namanya.... Ada yang bangga tiap tahun, tiap tiga bulan, tiap enam bulan mencetak utang. Pinjam uang. Bangsa ini bangsa minta-minta saudara-saudara sekalian, padahal kita negara kaya," ucapnya.
Ekspor Minyak Arab Saudi Meroket Setelah Selat Hormuz Dibuka
Sejak Amerika Serikat (AS) dan Iran menyetujui perjanjian untuk membuka kembali jalur laut Selat Hormuz bulan lalu, Arab Saudi telah meningkatkan pengiriman minyaknya. Menurut laporan dari CNBC pada J
BC Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 652 iPhone Bekas Ilegal dari Malaysia
BENGKALIS â€" Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Bengkalis berhasil menggagalkan upaya masuknya 652 unit handphone bekas merek iPhone ilegal melalui Pelabuhan Pe
Polisi Ungkap Kasus Narkotika 500 Gram di Pangkalan Kuras Pelalawan
PELALAWAN â€" Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Dusun II Seimedang, Desa Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Rab
65 Personel Polres Rokan Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan
TANAHPUTIH-Sebanyak 65 personel Polres Rokan Hilir menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Personel Polres Rokan Hilir Periode 1 Juli 2026. Upacara berl
Taspen dan Kemenag RI Integrasikan Data Pernikahan untuk Permudah Layanan ASN
PT TASPEN (Persero) menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang