Politik
Pro Kontra Yusril Bawa PBB Dukung Jokowi-Maruf Amin
Senin, 28 Jan 2019 10:43
Keputusan PBB untuk mendukung Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019 diambil dari rapat pleno yang telah dilakukan pada 19 Januari 2019 lalu. Ketum PBB Yusril Izha Mahendra mengatakan keputusan tersebut sudah sah dan demokratis.
"Keputusan memberikan dukungan politik kepada Jokowi-Ma'ruf Amin bukanlah keputusan pribadi Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra, tetapi keputusan mayoritas Rapat Pleno DPP PBB tanggal 19 Januari 2019," kata Yusril dalam keterangannya, Minggu (27/1/2019).
"Hasil rumusan yang dituangkan dalam Keputusan Rapat Pleno itu kemudian dituangkan lagi dalam Surat Keputusan DPP PBB yang ditandatangani oleh Ketum Yusril Ihza Mahendra dan Sekjen PBB Afriansyah Noor. Jadi proses pengambilan keputusan telah dilakukan secara demokratis dan sesuai dengan mekanisme partai sebagaimana diatur dalam AD dan ART PBB," sebutnya.
Lawyer capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin itu mengatakan, meski PBB telah memutuskan memberikan dukungan resmi kepada Jokowi-Ma'ruf, partai tetap menghargai dan menghormati apabila ada fungsionaris dan anggota partai yang berbeda pilihan dan dukungan, selain dari apa yang telah diputuskan.
"Jumlah caleg PBB di DPR RI ada 497 orang. Sedangkan caleg PBB di seluruh provinsi dan kabupaten/kota ada sekitar 14.500 orang. Jadi caleg PBB seluruh Tanah Air ada sekitar 15.000 orang. Dari 80 orang caleg yang kemarin menyebut diri mereka sebagai 'caleg poros Mekah' yang mendukung Prabowo-Sandi itu, adalah terdiri atas caleg DPR RI, caleg provinsi dan juga caleg kabupaten/kota dari berbagai daerah. DPP PBB mengetahui persis jumlah para caleg itu dan mempunyai data lengkap tentang mereka," kata Yusril.
TKN Jokowi-Ma'ruf menyambut hangat dukungan PBB ke pihaknya. Wakil Direktur Kampanye TKN, Daniel Johan mengaku senang dan berharap seluruh kekuatan PBB bisa langsung mengampanyekan Jokowi-Ma'ruf.
"Welcome to the winner," ujar Daniel kepada wartawan, Minggu (27/1).
Namun, Caleg dan kader PBB Novel Bamukmin menilai Yusril telah mengambil langkah keliru yang akan menenggelamkan PBB. Novel meyebut Yusril membela kepentingan politik pribadinya dengan mengatasnamakan aspirasi kader atau sebagian caleg.
"YIM (Yusril Izha Mahendra) sendiri yang sudah memberikan isyarat mengarahkan ke 01 diibaratkan 'guru kencing berdiri murid kencing berlari' YIM jadi pengacara KORUF maka para keder dan calegnya langsung deklarasi ke 01," kata Novel saat dihubungi detikcom, Minggu (27/1/2019).
"Jadi Yusril jangan munafiklah bahwa ini alasan aspirasi kader dan calegnya karena Yusril biang kekisruhan dan dan yang akan menenggelamkan PBB karena umat islam akan kecewa partai yang berlandaskan syariat Islam mendukung kelompok pendukung penista agama dan kriminalisasi ulama. PBB seperti akan tenggelam dan tidak akan bangkit lagi karena telah mengkhianati amanat umat Islam," ujarnya.
Sumber: detik.com
Politik
Disdik Riau Janji Tuntaskan Penugasan Guru PPPK Bulan Ini, Aksi Unjuk Rasa Berakhir Kondusif
PEKANBARU â€" Aksi unjuk rasa yang digelar puluhan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau, Jumat (3/7/2026), membuahkan hasil. Setelah
Indonesia Hadirkan Inovasi Pertanian Cerdas dan Ragam Pangan Nusantara pada Konferensi Global FAO di Roma
ROMA â€" Upaya Indonesia untuk membangun sistem agripangan yang lebih tangguh dan berkelanjutan menjadi sorotan utama di markas besar Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) di Roma, Italia melalui
IMM Riau Datangi Polda, Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penganiayaan Aktivis Mahasiswa
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Provinsi Riau menggelar aksi unjuk rasa di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Riau, Jumat (3/7/2026
Ekspor Minyak Arab Saudi Meroket Setelah Selat Hormuz Dibuka
Sejak Amerika Serikat (AS) dan Iran menyetujui perjanjian untuk membuka kembali jalur laut Selat Hormuz bulan lalu, Arab Saudi telah meningkatkan pengiriman minyaknya. Menurut laporan dari CNBC pada J
BC Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 652 iPhone Bekas Ilegal dari Malaysia
BENGKALIS â€" Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Bengkalis berhasil menggagalkan upaya masuknya 652 unit handphone bekas merek iPhone ilegal melalui Pelabuhan Pe