Sabtu, 04 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Relawan Jokowi Tuntut Prabowo Minta Maaf Sebut Bandara Kertajati Monumen

Politik

Relawan Jokowi Tuntut Prabowo Minta Maaf Sebut Bandara Kertajati Monumen

Rabu, 20 Feb 2019 16:58
Detik.com
BANDUNG - Barisan Relawan Desa (Berdesa) Jokowi 01 menuntut Capres 02 Prabowo Subianto meminta maaf terkait pernyataannya soal Bandara Kertajati, Majalengka, hanya menjadi monumen. Pernyataan itu dinilai melukai hati warga Jabar.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam debat kedua Capres pada 17 Februari 2019 lalu.

Koordinator Berdesa Jokowi 01, Indra Sudrajat mengatakan Bandara Kertajati manfaatnya sangat dirasakan masyarakat. Pasalnya, keberadaan bandara terbesar kedua di Indonesia ini menumbuhkan perekonomi di Desa Kertajati, Majalengka dan Jabar secara luas.

"Keberadaan Bandara Kertajati ini membuat ekonomi masyarakat di Desa Kertajati, Majalengka tumbuh. Mengungdang investor membangun wilayah di sekitar," kata Indra kepada wartawan di Posko Berdesa, Jalan Banda, Kota Bandung, Rabu (20/2/2019).

Menurutnya argumentasi Prabowo yang menyebut Bandara Kertajati bentuk kesalahan dalam pembangunan infrastruktur dan hanya sekedar menjadi monumen, tidak mendasar. Ia seolah mengabaikan dampak positif di masyarakat.

"Pernyataan itu tindakan tutup mata (Prabowo) terhadap peningkatan taraf hidup warga. Kalau pun belum maksimal, itu perlu proses. Ini kemajuan, harusnya diapresiasi," ungkap dia.

Dia mengatakan Bandara Kertajati sudah menjadi kebanggaan bagi warga Jabar. Mengingat, Bandara Kertajati merupakan wujud cita-cita terdahulu warga Jabar. Adanya pernyataan Prabowo tersebut tentunya melukai hati warga Jabar.

"Kami menuntut Prabowo minta maaf ke masyarakat Majalengka dan Jabar. Karena sudah melecehkan cita-cita terdahulu warga yang menginginkan memiliki bandara sendiri," kata Indra.

Sebelumnya, Prabowo menyatakan banyak pembangunan dikerjakan dengan grusa-grusu atau terburu-buru tanpa feasibility study yang benar.

"Infrastruktur harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk infrastruktur. Enggak bisa seperti itu, nanti hanya sebagai monumen tapi tidak dimanfaatkan seperti LRT Palembang dan lapangan terbang Kertajati," tutur Prabowo saat debat.


Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Sabtu, 04 Jul 2026 15:50

    Ginda Burnama Minta Jangkauan Bus Listrik Pekanbaru Sampai ke Tiga Kabupaten

    PEKANBARU â€" Rencana Pemerintah Kota Pekanbaru mengoperasikan bus listrik mendapat perhatian dari Anggota DPRD Riau Daerah Pemilihan Pekanbaru, Ginda Burnama. Ia mengingatkan agar seluruh perencanaan

  • Sabtu, 04 Jul 2026 15:05

    Indonesia Perluas Pasar Global, Ekspor Perdana Tuna Loin Maluku Tembus Thailand

    Indonesia mencetak sejarah baru dalam perdagangan internasional dengan berhasil mengirimkan ekspor perdana tuna loin beku dari Maluku menuju Thailand. Pengiriman ini melibatkan 11 metrik ton tuna loin

  • Sabtu, 04 Jul 2026 14:36

    Israel Larang Azan Pakai Pengeras Suara

    Parlemen Israel, yang dikenal sebagai Knesset, menyetujui rancangan undang-undang (RUU) yang membatasi penggunaan pengeras suara untuk azan di masjid. Keputusan ini memicu reaksi keras dari pihak Pale

  • Sabtu, 04 Jul 2026 14:34

    Usai Pembakaran Pesawat AMA, Politisi PDIP Serukan Perdamaian Papua

    Jakarta - Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun menyerukan kepada seluruh pihak untuk menghentikan segala bentuk kekerasan dan mengedepankan penyelesaian yang berlandaskan dialog, penegakan hukum yang adil

  • Sabtu, 04 Jul 2026 14:08

    IAIR Bagan Batu Resmikan Program Pascasarjana S2 Pendidikan Agama Islam

    BAGAN BATU â€" Institut Agama Islam Rokan (IAIR) Bagan Batu resmi meluncurkan Program Pascasarjana (S2) Pendidikan Agama Islam (PAI) yang dirangkaikan dengan Seminar Nasional di Ballroom Suzuya, Kecam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor