Senin, 06 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Sandiaga: Jangan Ada Marah-marah 14-15 hari ke Depan, Semua Harus Gembira

Politik

Sandiaga: Jangan Ada Marah-marah 14-15 hari ke Depan, Semua Harus Gembira

Sabtu, 30 Mar 2019 08:41
Detik.com
Sandiaga Uno di GOR Bulungan, Jaksel.
JAKARTA - Cawapres Sandiaga Uno mengajak pendukung mengawal jalannya pencoblosan hingga penghitungan suara selesai. Dia juga mengingatkan pendukungnya menjaga kesatuan bangsa.

"Kita jaga pemilu ini kita pastikan kedamaian kita. Kita harus mampu menjaga kondusivitas pemilu kita. Kita jaga betul-betul. Datang ke TPS, mau tahu singkatannya apa? 'Tusuk Prabowo Sandi'. Setelah itu, jangan pulang, tunggu perhitungan suara. Kita selfie sama C1," kata Sandiaga di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Jumat (29/3/2019).

Sandiaga juga mengingatkan agar tidak ada yang marah-marah dalam 15 hari ke depan. Sandi mengatakan persatuan adalah yang utama.

"Semua kawan yang ada di sini pastikan jangan sampai kita kececeran satu pun suara juga. Jangan ada marah-marah dalam 14-15 hari ke depan, semua harus gembira karena kita sepakat persaudaraan kita nomor satu. Kalau presidennya nomor 2," sambungnya.

Cawapres 02 itu juga bicara soal debat keempat Pilpres 2019 besok. Menurutnya, topik debat besok bisa dikuasai Prabowo.

"Sebenarnya, dari 3 debat sebelumnya, bisa dilihat diferensiasinya dan mudah-mudahan undecided voters semakin mengecil dan Pak Prabowo fokusnya pada perbedaan manusia ingin memberdayakan sektor-sektor pertanian lingkungan kerja khusus untuk swasembada energi menurunkan harga-harga bahan pokok, termasuk bahan energi kita. Jadi ideologi kita jelas. Tidak usah berdebat lagi, tapi bagaimana komitmen kita mengelola sumber daya kita kemaslahatan masyarakat," paparnya.

Dalam debat keempat besok, Sandiaga tidak akan mendampingi Prabowo, sama seperti pada debat antarcapres pada putaran kedua Pilpres 2019. Besok, Sandiaga akan berkampanye di wilayah Banten.

"Saya tidak, saya memberikan kepastian bahwa saya ditugaskan di wilayah Banten jadi kita nonton debat di sana," kata Sandi.

Selain itu, Sandiaga bicara soal e-KTP. Dia berjanji tidak menambah birokrasi jika menang pilpres bersama Prabowo Subianto. Dia mengatakan satu KTP elektronik (e-KTP) cukup untuk semua layanan masyarakat.

"Bersama Prabowo-Sandi, kita tidak perlu nambah birokrasi lagi. Kita tinggal tambahkan satu KTP elektronik kita untuk semua layanan terhadap masyarakat. Jangan kita bebani rakyat kita dengan tantangan birokrasi lagi. Saya khawatir kalau tambah birokrasi lagi nanti lebih lama ngurusnya lebih kemungkinan ada kesempatan dari para pejabat politisi maupun oknum-oknum korupsi. Jangan sampai," ujarnya.


Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Senin, 06 Jul 2026 11:32

    Rekor MURI lagi, Ribuan ASN Pemko Pekanbaru Bacakan Surat Al - Mulk Secara Serentak

    PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru kembali menorehkan sejarah nasional dalam peringatan Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru. Setelah sebelumnya sukses memecahkan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) mel

  • Senin, 06 Jul 2026 11:29

    Kader Senior PDI P Riau Minta Kader Tak Terprovokasi Safari Politik Jokowi Bersama PSI

    PEKANBARU - Kader senior Suryadi Khusaini menanggapi safari politik Joko Widodo bersama Partai Solidaritas Indonesia yang mulai menjadi sorotan menjelang pelaksanaan Pemilu 2029. Menurutnya, selu

  • Senin, 06 Jul 2026 11:27

    7 Warga Riau Meninggal akibat Rabies, Pemilik Hewan Diminta Jangan Tunda Vaksinasi

    PEKANBARU - Rabies masih menjadi ancaman serius di Provinsi Riau. Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, tujuh warga Riau meninggal dunia akibat penyakit yang ditularkan melalui gigitan hewan tersebut

  • Senin, 06 Jul 2026 10:51

    Ungkap Kasus Pencurian Sepeda Motor, Polsek Dumai Timur Amankan Dua Pelaku di Pekanbaru

    DUMAI - Polsek Dumai Timur berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian sepeda motor yang terjadi di wilayah hukumnya pada Kamis (2/7/2026).Dalam pengungkapan tersebut, dua orang terduga p

  • Senin, 06 Jul 2026 10:45

    Badai Hukum di Kuansing Belum Reda, Giliran Rumah Kadisbunnak Kuansing Digeledah KPK

    KUANSING �" Badai hukum yang mengguncang Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) belum juga mereda.Setelah Bupati Suhardiman Amby dan Sekretaris Daerah Zulkarnain ditahan Komisi Pemberantas

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor