politik
Sejumlah Nama Layak Duduki Kursi Sekda Bengkalis
Laporan: Afdal Aulia
Kamis, 12 Mei 2016 15:22
BENGKALIS-Sejumlah nama pejabat di lingkup pemkab Bengkalis maupun pejabat dari luar daerah dinilai layak menduduki kursi Sekretaris Daerah (Sekda) yang saat ini tengah kosong pasca ditahannya Sekda Burhanudin dalam kasus korupsi penyertaan modal ke BUMD PT.Bumi Laksamana Jaya (BLJ) sebesar Rp 300 milyar.
Nama-nama yang dianggap layak menduduki pos strategis orang nomor satu dilingkup PNS itu antara lain Arianto (kepala Dinas Pertanian dan Peternakan), Arman AA (Kepala Badan Lingkungan Hidup), Hermizon (Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Daerah), Emri Juliharnis (Kepala Dinas Tata Kota Tata Ruang dan Pemukiman) serta Suheri Zen dan Bustami, keduanya pejabat fungsional.
Anggota Presidium Komite Masyarakat Bukitbatu-Siak Kecil (KOMBS) Wan Sabri menyebut bahwa nama-nama diatas memang sudah sleayaknya menempati pos strategis Sekretaris Daerah. Nama-nama itu dinilai sudah berpengalaman, memahami karakter dan geografis kabupaten Bengkalis, serta memiliki kedekatan PNS atau ASN di Pemkab Bengkalis sejak dahulu.
"Pejabat seperti Arianto, Arman, Hermizon, Emri, Suheri dan Bustami sudah tidak asing lagi dikalangan PNS Bengkalis. Tidak ada salahnya kalau bupati Amril Mukhminin memilih salah satu dari nama-nama tersebut, karena mereka selama ini sudah membuktikan totalitas dan loyalitasnya untuk pembangunan di Negeri Junjungan,"kata Wan Sabri,Kamis (12/05/2016).
Diantara nama tersebut sambungnya, sosok Bustami memang disebahagian PNS kurang dikenal, karena sebelumnya beliau menjadi pejabat eselon di kabupaten Kampar kemudian di Kota Pekanbaru sebagai pejabat eselon II. Tapi sebelum ke Kampar dan Pekanbaru, Bustami pernah menjadi pejabat eselon III di Pemkab Bengkalis dalam waktu yang cukup lama.
Sedangkan nama Arianto, Arman, Hermizon maupun Emri dan Suheri Zen adalah pejabat yang memang sejak dahulu berdinas di Kabupaten Bengkalis pernah menempati sejumlah jabatan di eselon III dan II. Sedangkan Suheri Zen, saat ini merupakan pejabat fungsional yang di-non job mantan Bupati Herliyan aleh sejak dua tahun lalu, dan pernah menjadi kadispenda, Kadistamben serta Kadisperindag.
"Kita harapkan bupati secepatnya menunjuk pelaksana tugas
(Plt) Sekda.Karena untuk jabatan Sekda definitive harus melalui proses
panjang mulai dari assessment hingga persetujuan dari Gubernur Riau.
Harapan kita Plt Sekda tidak jauh dari nama-nama tersebutlah,"saran Wan
Sabri mengakhiri.(afd)
Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok
Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh
AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader
Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol
H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau
Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).
Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem
Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon
Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji
Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon