Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Politik
  • Sempat Beradu Fisik, Akhirnya Dua Kubu Golkar di Kuansing Berdamai

Sempat Beradu Fisik, Akhirnya Dua Kubu Golkar di Kuansing Berdamai

Sabtu, 15 Agu 2015 10:36
Suasana mediasi antara kubu ARB dan AL di Mapolres Kuansing, Jumat (14/8/2015) .
TELUKKUANTAN-Dua kubu Partai Golongan Karya (Golkar) di Kuantan Singingi (Kuansing) akhirnya bersepakat untuk damai. Keduanya sempat terlibat kontak fisik yang mengakibatkan satu orang terluka dan satu mobil rusak.

"Alhamdulillah, kedua kubu telah berdamai setelah kita lakukan upaya mediasi," ujar Kapolres Kuansing, AKBP Edy Sumardi P, SIk melalui Kasubag Humas Iptu Musabi, Sabtu (15/8/2015) pagi di Telukkuantan.

Perdamaian tersebut terjadi pada Jumat (14/8/2015) sore di ruang Kapolres Kuansing, disaksikan oleh Wakapolres Kuansing Kompol Maryono, SIk, Kabag Ops Polres Kuansing, Kasat Intelkam dan Kasat Reskrim.

"Kita telah memanggil kedua belah pihak yang sempat saling lapor untuk membuat surat pernyataan perdamaian," ujar Musabi.

Dalam kesempatan ini, kubu Abu Rizal Bakrie (ARB) diwakili oleh Andi Putra yang saat ini menjabat Ketua DPRD Kuansing dan Masran Ali. Sedangkan dari kubu Agung Laksono diwakili Imran, Mukhlisin, Darwis dan Yusfik.

"Pihak Imran meminta agar pengendara yang menabrak korban pada saat insiden tersebut harus menjenguk korban ke rumah. Itu permintaan kubu Agung," ujar Musabi.

Untuk diketahui, kedua kubu sempat beradu fisik ketika Imran terpilih sebagai ketua Golkar Kuansing versi Agung Laksono. Imran memasang sapnduk ucapan selamat yang disebar di Kuansing.

Simpatisan Golkar ARB Kuansing tidak terima. Mereka mencopot spanduk tersebut dan mengantar langsung ke kediaman Imran di Kari, Kuantan Tengah. Usai meletakkan spanduk, tiba-tiba mereka dikejar puluhan orang. Mobil BM 5 TJ yang dikendarai EP langsung menjadi sasaran massa.

Merasa nyawanya terancam, EP langsung ngebut dan menabrak salah seorang dari massa tersebut, yakni Hendri yang tak lain adalah saudara Imran. Akibatnya, ia mengalami luka-luka.

Tidak hanya sampai disitu, kelompok AL mendatangi rumah EP dan sempat menyandera keluarga EP. Berkat polisi, massa yang mengepung rumah EP dapat diatasi.(grc)
Politik
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.