Rabu, 08 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Soal Reshuffle di Akhir Periode, NasDem: Yang Penting Ngerti Tugas Menteri

Politik

Soal Reshuffle di Akhir Periode, NasDem: Yang Penting Ngerti Tugas Menteri

Sabtu, 13 Jul 2019 10:35
Detik.com
JAKARTA - NasDem mengatakan kebijakan mengenai reshuffle kabinet merupakan hak prerogratif Presiden Joko Widodo. NasDem juga tidak akan mempersoalkan bila memang terjadi reshuffle kabinet di akhir periode pertama pemerintahan Jokowi.

"Kalau reshuflfe itu hak prerogratif presiden sepenuhnya, jadi kami berkaitan itu, sama sekali tidak akan masuk karena itu domain presiden. Apa Pak Jokowi mau reshuffle sekarang atau mendatang kami tidak mempersoalkan," kata politikus Partai NasDem Teuku Taufiqulhadi saat dihubungi, Jumat (12/7/2019) malam.

Selain itu, Nasdem, kata Taufiqulhadi juga tidak akan mempermasalahkan mengenai komposisi susunan menteri Jokowi yang disebut bakal diisi kalangan profesional dan kalangan politikus. Sebab, menurutnya, yang terpenting adalah kemampuan memahami dan mengerti setiap tugas-tugasnnya sebagai menteri.

"Karena di politisi itu banyak juga yang profesional. Yang terpenting itu bukan masalah kita mempermasalahkan muda atau tidak muda tapi yang paling penting mereka itu pahami tidak persoalan yang harus dihadapi menteri. Dia paham tidak tata kelola negara, dia mengerti tidak masalah administrasi negara. Itu di atas segala-segala untuk memahami itu akan membantu presiden sebagai kepala eksekutif di situ letaknya. Parpol itu banyak sekali profesional semua parpol banyak profesional, mereka itu lulusan dari perguruan tinggi, mau profesional apa lagi? Profesional harusnya politik, dia benar paham soal persoalan negara mengerti nanti alur anggaran," jelasnya.

Belakangan, isu reshuffle Kabinet Jokowi kembali muncul di akhir periode pertama kepemimpinannya. Isu itu mengemukan setelah Jokowi mengaku sudah memiliki blueprint untuk kabinetnya dan segera mengumumkan nama-nama menterinya itu.

"Secepatnya (diumumkan, red)," kata Jokowi setelah menghadiri acara di Jakarta Convention Center Senayan, Jakarta, hari ini.

Dalam periode 2014-2019, Jokowi sudah 4 kali merombak kabinetnya. Secara berturut-turut, reshuffle dilakukan pada 12 Agustus 2015, 27 Juli 2016, 17 Januari 2018, dan 15 Agustus 2018. Ini belum termasuk pelantikan Ignasius Jonan jadi Menteri ESDM (14 Oktober 2016) dan pelantikan Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai Mensos menggantikan Idrus Marham (24 Agustus 2018).

Pada 2019, isu tersebut kembali mengemuka dan Istana sempat memberikan kode Jokowi akan melakukan reshuffle setelah Lebaran. Terlebih, beberapa menteri Jokowi pernah bersinggungan dengan kasus hukum.


Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Rabu, 08 Jul 2026 08:52

    Tenun Sumba Diperkenalkan ke Dunia di Ajang Internasional Singapura

    Promosi potensi lokal Indonesia dilakukan dalam Indonesia-Singapore Orchid Extravaganza yang digelar di Flower Dome, Gardens by the Bay, Singapura, pada 4 Juli hingga 10 Agustus 2026. Dalam ajang ters

  • Rabu, 08 Jul 2026 08:50

    Tinggalkan Jabatan Biro TEMPO Demi Riau, Rida K Liamsi Pilih Bangkitkan Koran Mati

    GEMERLAP ibu kota dan bergengsinya emblem sebagai koresponden majalah nasional rupanya tidak pernah benar-benar memuaskan dahaga seorang Rida K Liamsi. Di saat karirnya sedang meroket bersama Majalah

  • Rabu, 08 Jul 2026 08:46

    NOC Indonesia Dapat Pelajaran Berharga dari IVLP di AS, Ini Penjelasan Okto

    LOS ANGELES â€" Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari benar-benar merasakan begitu pentingnya partisipasi pada International Visitor Leadership Program (IVLP) yang berl

  • Rabu, 08 Jul 2026 08:44

    Ambisi PSI Jadikan Jateng Kandang Gajah akan Hadapi Tantangan Berat Dominasi Banteng

    JAKARTA - Tekad kuat Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk mengubah peta kekuatan politik di Jawa Tengah (Jateng) menjadi kandang gajah memicu perdebatan. Langkah agresif partai ini dinilai harus b

  • Rabu, 08 Jul 2026 08:42

    Diterkam Buaya, Nelayan Bangko Pusako Alami Luka di Punggung

    BANGKO PUSAKO-Seorang nelayan bernama Abdul Azis (43), warga RT 004/RW 002 Dusun Harapan Jadi, Kepenghuluan Sungai Manasib, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir, mengalami luka serius setela

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor