Minggu, 31 Mei 2026
  • Home
  • Politik
  • Suara Keras Penyidik Terdengar Diruang Riksa Ketua Panwascam Pangkalan Kuras

Suara Keras Penyidik Terdengar Diruang Riksa Ketua Panwascam Pangkalan Kuras

Laporan: Febri. S
Selasa, 07 Mei 2019 20:26
Tampak ketua Panwascam Pangkalan Kuras Menjalani Pemeriksaan
PELALAWAN (Spiritriau)- Hampir tujuh jam ketua Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Pangkalan Kuras Empi Januardi Asral, menjalani pemeriksaan intensif secara bergantian dari penyidik Sentra Penegak Hukum Terpadu (GaKkamdu) dikantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kabupaten Pelalawan, Selasa (7/5/2019).

Selama pemeriksaan berjam-jam  tersebut, Empi Januardi Asral, tidak mau mengakui kepada penyidik bahwa dirinya, menjadi otak pengalihan suara antar Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Gerindra dan partai Golkar.

Sejumlah barang bukti kuat yang dicecar penyidik kepada ketua Panwascam ini sebagai dalang pengalihan suara antar caleg mengarah kepada tindak pidana pemilu, namun ia tetap pada pendiriannya, tidak mengakui. 

Bahkan tim penyidik GaKkamdu, terpaksa bolak-balik pindah ke ruangan tempat pemeriksaan ketua PPK Sugeng, lantas keruangan pemeriksaan ketua Panwascam. Upaya itu, dilakukan komprentir pengakuan ketua PPK keruang pemeriksaan ketua Panwascam.

Sesekali terdengar pula suara keras, dari mulut tim penyidik dibalik ruang pemeriksaan ketua Panwascam. Suara itu, kuat dugaan sebagai bentuk pertanyaan tegas penyidik kepada ketua Panwascam.

Informasi tidak mengakui sebagai otak pengalihan suara oleh ketua Panwascam Pangkalan Kuras ini, diperoleh dari orang dalam Bawaslu Pelalawan.

"PPKnya, sangat koperatif, sementara Panwas saat ini belum. Makanya besok akan didalami secara bersamaan berdasarkan hasil klarifikasi yang sudah dilakukan," kata orang dalam Bawaslu kepada spiritriau.com, Selasa (7/5/2019) malam, seraya mengatakan besok pagi GaKkamdu bakal gelar perkara terhadap kasus ini.***
komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.