Sabtu, 04 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • TKN Sindir Sandiaga: Jokowi Ajak Kerja, Bukan Banyak Gaya dan Retorika

Politik

TKN Sindir Sandiaga: Jokowi Ajak Kerja, Bukan Banyak Gaya dan Retorika

Sabtu, 05 Jan 2019 11:05
Detik.com
Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menanggapi pernyataan cawapres Sandiaga Uno soal kemajuan bangsa yang tak cukup jika hanya kerja, kerja, kerja. Timses Jokowi menilai rakyat sudah cerdas memilah mana pemimpin yang bekerja dan hanya retorika.

"Masyarakat sudah cerdas dengan terbukanya informasi yang kemudian memudahkan mereka untuk menilai mana yang kerja beneran, mana yang hanya bergaya dan retorika semata," ujar Wakil Direktur Kampanye TKN Jokowi-Ma'ruf, Daniel Johan saat dihubungi, Jumat (4/1/2019) malam.

Sandi bilang, jika hanya kerja saja tak cukup. Esensi paling penting juga menumbuhkan ekonomi masyarakat.

Daniel melihat pernyataan Sandiaga itu bertolak belakang dengan apa yang sudah dicapai oleh Jokowi. Menurutnya, capres nomor urut 01 itu sudah kerja keras mengangkat ekonomi masyarakat.

"Presiden Jokowi jungkir balik kerja keras tanpa mengenal waktu, justru untuk mengangkat ekonomi masyarakat, itu yang dilakukan Pak Jokowi. Arahan Pak Jokowi jelas, kerja kerja kerja bahwa kita harus kerja secara cerdas, kerja keras, dan kerja tuntas. Jadi ajakan kerja, kerja, kerja dari Pak Jokowi itu beliau mengajak kita untuk fokus bekerja jangan terlalu banyak gaya dan retorika," tuturnya.

Senada dengan Daniel, anggota TKN Jokowi-Ma'ruf, Achmad Baidowi mengatakan Sandiaga seharusnya mengecek fakta di lapangan lebih dulu sebelum bicara. Kabinet kerja Jokowi, menurut dia, sudah jelas yakni pemerataan ekonomi.

"Sebaiknya sebelum berstatemen dilihat dulu kenyataan di lapangan. Orientasi pembangunan di era kabinet kerja adalah untuk pemerataan ekonomi guna peningkatan kesejahteraan rakyat. Termasuk orientasi pembangunan yang tak lagi Jawa sentris tapi Indonesia sentris bertujuan untuk pemerataan pembangunan termasuk pula kawasan 3 T (tertinggal, terlur dan terdepa)" jelas Baidowi dihubungi terpisah.

Menurut dia kerja pemerintahan Jokowi sudah terbukti selama 5 tahun belakangan dari sektor infrastruktur. Sehingga Sandiaga diminta tak asal bicara.

"Bisa dilihat perkembangan pembangunan selama lima tahun terakhir. Kalau dibilang pemerintah tidak hadir di daerah 3 T (tertinggal, terdepan, dan terluar), lalu pembangunan itu dilakukan siapa? Janganlah menyebar hoax terus menerus kasihan masyarakat," kata Baidowi.

Sebelumnya, Sandiaga menyampaikan motivasi jika ingin menjadi milenial dan pengusaha yang sukses tak hanya cukup kerja, kerja, kerja. Hal itu disampaikan Sandiaga saat berkampanye di Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara).

Di sana mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu bertemu dengan pengusaha milenial serta para penjual udang dan kepiting.

"Kaltara dan Tarakan punya potensi ekonomi yang luar biasa. Dari perkebunan, pertambangan, dan hasil bumi. Negara ini kaya. Harus dikelola dengan baik untuk kepentingan anak bangsa sendiri, bukan dinikmati oleh orang asing," terang Sandi di Warung Kopi Indra (Aseng), Kota Tarakan, Kaltara, Jumat (4/1).

"Jangan hanya kerja, kerja, dan kerja, tapi lupa esensi untuk membangun ekonomi masyarakat," imbuhnya.




(detik.com)
Politik
Berita Terkait
  • Jumat, 03 Jul 2026 16:35

    Ekspor Minyak Arab Saudi Meroket Setelah Selat Hormuz Dibuka

    Sejak Amerika Serikat (AS) dan Iran menyetujui perjanjian untuk membuka kembali jalur laut Selat Hormuz bulan lalu, Arab Saudi telah meningkatkan pengiriman minyaknya. Menurut laporan dari CNBC pada J

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:08

    BC Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 652 iPhone Bekas Ilegal dari Malaysia

    BENGKALIS â€" Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Bengkalis berhasil menggagalkan upaya masuknya 652 unit handphone bekas merek iPhone ilegal melalui Pelabuhan Pe

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:06

    Polisi Ungkap Kasus Narkotika 500 Gram di Pangkalan Kuras Pelalawan

    PELALAWAN â€" Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Dusun II Seimedang, Desa Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Rab

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:04

    65 Personel Polres Rokan Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan

    TANAHPUTIH-Sebanyak 65 personel Polres Rokan Hilir menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Personel Polres Rokan Hilir Periode 1 Juli 2026. Upacara berl

  • Jumat, 03 Jul 2026 15:34

    Taspen dan Kemenag RI Integrasikan Data Pernikahan untuk Permudah Layanan ASN

    PT TASPEN (Persero) menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor