Sabtu, 04 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Tim Prabowo: Say No Jokowi Pengalihan Isu Indonesia Barokah

Politik

Tim Prabowo: Say No Jokowi Pengalihan Isu Indonesia Barokah

Sabtu, 26 Jan 2019 10:58
Detik.com
Selebaran Say No!! Jokowi-Maruf Amin.
JAKARTA - Kubu pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menduga isu selebaran 'Say No Jokowi' sengaja diembuskan untuk mengalihkan isu tabloid 'Indonesia Barokah'. Pengembus isu selebaran 'Say No Jokowi' sedang berpura-pura menjadi korban.

"Ini bisa saja 'playing victim' untuk mengalihkan isu 'Indonesia Barokah'," kata Juru Bicara Badan Pemenangan Pemilu Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, kepada wartawan, Sabtu (26/1/2019).

Soal 'Indonesia Barokah', menurut Andre, tabloid itu berusaha membangun bingkai opini. Isi tabloid itu telah dinilai menyudutkan pasangan Prabowo-Sandi. Tabloid itu sudah tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sudah menelusuri tabloid ini ke sejumlah daerah. Alamat kantor redaksi tabloid 'Indonesia Barokah' ternyata palsu.

Kontroversi tabloid 'Indonesia Barokah' kini disusul dengan isu selebaran 'Say No Jokowi' yang isinya menyerang pasangan calon Jokowi-Ma'ruf Amin. Andre melihat strategi seperti ini juga diterapkan di kasus sebelumnya, yakni kasus alat peraga kampanye 'Raja Jokowi'. Setelah isu ramai dengan tuduhan sana-sini, akhirnya terungkap pemasangnya merupakan pro-Jokowi.

"Patut diduga isu 'Say No Jokowi' ini juga maling teriak maling, supaya terkesan mereka dizalimi," ujar Andre. "Silakan diinvestigasi."

Dia menjamin bukan pihak Prabowo-Sandiaga yang membikin dan menyebarkan selebaran itu. "Saya garansi itu bukan disebarkan oleh Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi. Kami tidak mendukung cara-cara yang mendiskreditkan pasangan calon lain," kata dia.

Selebaran itu, menurut kubu Jokowi, beredar di Magelang dan Tasikmalaya. Fotonya beredar di jejaring perpesanan. Isi selebaran itu adalah tulisan 'Say No!! Jokowi-Ma'ruf Amin' dengan gambar wajah pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 itu. Ada pula tulisan di selebaran itu, 'Janji adalah hutang. Udah banyak janji, banyak hutang pula'. Tagar 2019 ganti presiden juga tercantum.



(detik.com)
Politik
Berita Terkait
  • Sabtu, 04 Jul 2026 08:33

    Plt Bupati Kuansing Tunjuk Muradi Jadi Plh Sekda, Pastikan Pemerintahan Normal

    TELUKKUANTAN - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuantan Singingi, Muklisin resmi menunjuk Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan, Muradi sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah. Keputu

  • Sabtu, 04 Jul 2026 08:31

    Disdik Riau Janji Tuntaskan Penugasan Guru PPPK Bulan Ini, Aksi Unjuk Rasa Berakhir Kondusif

    PEKANBARU â€" Aksi unjuk rasa yang digelar puluhan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau, Jumat (3/7/2026), membuahkan hasil. Setelah

  • Sabtu, 04 Jul 2026 08:28

    Indonesia Hadirkan Inovasi Pertanian Cerdas dan Ragam Pangan Nusantara pada Konferensi Global FAO di Roma

    ROMA â€" Upaya Indonesia untuk membangun sistem agripangan yang lebih tangguh dan berkelanjutan menjadi sorotan utama di markas besar Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) di Roma, Italia melalui

  • Sabtu, 04 Jul 2026 08:26

    IMM Riau Datangi Polda, Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penganiayaan Aktivis Mahasiswa

    Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Provinsi Riau menggelar aksi unjuk rasa di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Riau, Jumat (3/7/2026

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:35

    Ekspor Minyak Arab Saudi Meroket Setelah Selat Hormuz Dibuka

    Sejak Amerika Serikat (AS) dan Iran menyetujui perjanjian untuk membuka kembali jalur laut Selat Hormuz bulan lalu, Arab Saudi telah meningkatkan pengiriman minyaknya. Menurut laporan dari CNBC pada J

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor