Sabtu, 04 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Waketum Gerindra: Lahan Prabowo Biayai Kampanye Jokowi Saat Pilgub DKI

Politik

Waketum Gerindra: Lahan Prabowo Biayai Kampanye Jokowi Saat Pilgub DKI

Rabu, 20 Feb 2019 11:35
Detik.com
Waketum Gerindra Edhy Prabowo
JAKARTA - Kekisruhan soal kepemilikan lahan Ketua Umum Gerindra sekaligus capres, Prabowo Subianto, belum usai. Waketum Gerindra Edhy Prabowo mengingatkan lahan Prabowo membiayai kampanye Joko Widodo (Jokowi) saat maju di Pilgub DKI Jakarta 2012.

"Yang perlu diketahui bersama, salah satu keuntungan usaha kelola lahan tersebut adalah untuk membiayai kampanye Pak Jokowi saat Pilgub DKI tahun 2012 lalu yang jumlahnya sangat besar," kata Edhy kepada wartawan, Rabu (20/2/2019).

Perdebatan soal besarnya lahan Prabowo itu bermula saat Jokowi menyerang sang rival dalam debat capres kedua, Minggu (17/2). Prabowo membenarkan dirinya memiliki ratusan ribu hektare tanah di Aceh dan Kaltim tapi berstatus HGU.

Edhy menyayangkan ucapan Jokowi yang terkesan menyerang Prabowo secara personal. Ia pun menyinggung pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang membuka data terkait kepemilikan lahan Prabowo itu.

JK mengaku dialah yang memberikan izin soal pembelian lahan itu saat masih menjadi Wapres di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Sebagaimana penjelasan yang disampaikan Pak Prabowo bahwa lahan tersebut adalah lahan HGU milik negara yang dapat diambil kapan saja bila negara membutuhkan. Pak Prabowo rela pasang badan mengelola lahan dengan segala keterbatasan, karena beliau tak ingin lahan luas tersebut dikelola oleh pihak asing. Wakil Presiden Bapak Jusuf Kalla sangat mengerti sejarah pengorbanan Pak Prabowo ini," sebut Edhy.

Menurut Edhy, hasil kelola lahan Prabowo itu banyak memberikan manfaat bagi negeri. Keuntungan pengelolaan lahan itu, salah satunya, untuk membiayai Jokowi di Pilgub DKI Jakarta 2012. Diketahui, saat itu Jokowi maju bersama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diusung Gerindra dan PDIP.

"Kami sangat menyesalkan dan menyayangkan apa yang dilakukan Pak Jokowi. Beliau seperti lupa dengan sejarah bahwa Pak Prabowo dan Partai Gerindra adalah bagian yang pernah membesarkan namanya hingga bisa besar seperti sekarang ini. Kami tak menyangka Pak Jokowi bisa sampai hati menyerang sisi pribadi," ujarnya.

Edhy kemudian menyinggung soal kesalahan data yang dilontarkan Jokowi saat debat capres putaran kedua. Ia menyebutkan kesalahan data soal impor jagung hingga konflik agraria.

Edhy menilai Jokowi sudah kehabisan cara menyampaikan gagasan sehingga harus menyerang pribadi Prabowo. Namun Edhy mengatakan Prabowo justru terlihat dewasa menanggapi serangan Jokowi.

"Itulah 'The Real Prabowo' yang perlu diketahui bersama-sama. Beliau selalu tegar menghadapi serangan dan tidak pernah ingin balik menyerang. Pak Prabowo seorang kesatria yang ingin memenangkan pertarungan tanpa merendahkan lawan," kata Edhy.


Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Sabtu, 04 Jul 2026 15:50

    Ginda Burnama Minta Jangkauan Bus Listrik Pekanbaru Sampai ke Tiga Kabupaten

    PEKANBARU â€" Rencana Pemerintah Kota Pekanbaru mengoperasikan bus listrik mendapat perhatian dari Anggota DPRD Riau Daerah Pemilihan Pekanbaru, Ginda Burnama. Ia mengingatkan agar seluruh perencanaan

  • Sabtu, 04 Jul 2026 15:05

    Indonesia Perluas Pasar Global, Ekspor Perdana Tuna Loin Maluku Tembus Thailand

    Indonesia mencetak sejarah baru dalam perdagangan internasional dengan berhasil mengirimkan ekspor perdana tuna loin beku dari Maluku menuju Thailand. Pengiriman ini melibatkan 11 metrik ton tuna loin

  • Sabtu, 04 Jul 2026 14:36

    Israel Larang Azan Pakai Pengeras Suara

    Parlemen Israel, yang dikenal sebagai Knesset, menyetujui rancangan undang-undang (RUU) yang membatasi penggunaan pengeras suara untuk azan di masjid. Keputusan ini memicu reaksi keras dari pihak Pale

  • Sabtu, 04 Jul 2026 14:34

    Usai Pembakaran Pesawat AMA, Politisi PDIP Serukan Perdamaian Papua

    Jakarta - Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun menyerukan kepada seluruh pihak untuk menghentikan segala bentuk kekerasan dan mengedepankan penyelesaian yang berlandaskan dialog, penegakan hukum yang adil

  • Sabtu, 04 Jul 2026 14:08

    IAIR Bagan Batu Resmikan Program Pascasarjana S2 Pendidikan Agama Islam

    BAGAN BATU â€" Institut Agama Islam Rokan (IAIR) Bagan Batu resmi meluncurkan Program Pascasarjana (S2) Pendidikan Agama Islam (PAI) yang dirangkaikan dengan Seminar Nasional di Ballroom Suzuya, Kecam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor