Bupati Rohul Letakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Baiturrahman Pasir Putih
Laporan : Fahrin Waruwu
Jumat, 31 Jul 2015 15:48
Pembangunan Masjid Baiturrahman, merupakan insiatif 200 Kepala Keluarga
(KK) warga Pasir Putih Barat, yang ada di RT 01, 02 dan 03, karena
meningkatnya jumlah umat muslim sehingga perlunya dibangun rumah ibadah
yang permanan dan persentatif.
Kegiatan yang juga dihadiri Asisten I, Juni Syafri, anggota DPRD Rohul
Erizal ST, Camat Rambah Arie Gunadi, Kades Pematang Berangan Maisar,
Ketua panitia pembangunan Masjid, Ruslan Abdul Ghani, Kadus Pasir Putih
Barat Minarli, Ketua RW, para ketua RT, serta tokoh agama dan ratusan
masyarakat, serta puluhan mahasiswa UIN Susqo Pekanbaru dan Unri yang
KKN juga hadir di lokasi kegiatan.
Ruslan Abdul Ghani dalam sambutannya mengatakan, bahkan pembangunan
masjid Baiturrahman yang akan dilaksanakan, merupakan kemauan dari
seluruh masyarakat pasir Putih Barat khususnya di 3 RT. Niat membangun,
bukan karena saingan dengan masjid lainnya, namun karena kebutuhan umat
muslim akan tempat ibadah.
"Desember 2014 lalu, kita sepakat akan membangun masjid. Kemudian, dari
rapat-rapat lainnya yang kita tetapkan nama masjid, kemudian dari itu
datang himpunan sumbangan infaq dan sadaqah jemaah dan masyarakat, Mei
hingga Juni 2015, sudah terhimpun sekitar Rp50 juta, itu akan kita
bangun untuk pondasinya," sebut Ruslan.
Masjid yang akan dibangun di tanah wakaf 30 kali 30 meter, dengan luas
bangunan masjid 21 kali 21 meter, nantinya diperkirakan akan
menghabiskan dana pembangunan capai Rp2,2 miliar. Masjid tersebut,
sesuai desain, akan dibangun tempat wudhu serta menara setinggi 33
meter.
Bupati Achmad menyatakan sangat mendukung, dengan dibangunnya rumah
ibadah yang megah di kawasan pemukiman masyarakat. Bahkan, dirinya
melihat pembangunan masjid bukan karena saingan dengan pengusur dua
masjid yang sudah ada dekat pemukiman, namun karena kebutuhan jemaah
untuk menunaikan ibadah.
Bupati di hadapan masyarakat berpesan, karena sulitnya mencari dana
membangun masjid, diharapkan nantinya juga tidak sulit masyarakat untuk
bisa memakmurkan masjid yang sudah dibangun.
"Ada empat fungsi masjid, saat empat abad lalu pada masa Nabi Muhammad
SAW, yakni masjid sebagai simbol kekuatan umat Islam, masjid jadi pusat
kegiatan dan aktifitas umat Islam, baik berkaitan ekonomi, sosial dan
politik. Lalu, masjid membangun kesatuan dan persatuan, kemudian yang
keempatnya fungsi Masjid sebagai sumber rezeki," himbau Bupati Achmad.
Bupati berharap, nantinya masjid bukan hanya sebagai tempat kegiatan
ibadah saja, namun bisa dimanfaatkan beragam kegiatan yang positif bagi
jemaah dan umat Islam di negeri seribu suluk.
"Dengan dibangunnya rumah ibadah atau masjid, saya juga berharap ini
akan menambah sepirit, dan nantinya keberadaan masjid di Kecamatan
Rambah jadi 38 unit, ini nantinya agar singkron dengan program keagamaan
yang ada di MAMIC pasir Pangaraian," harap Bupati lagi.(Fah)
Peringatan Hari Lahir Pancasila, 800 Warga Puncak Jaya Kirab Bendera 50 Meter
Puncak Jaya-Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, diwarnai dengan aksi kolosal pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 50 meter, Senin (1/6/2026). Aksi Ki
Hutan Adat Imbo Putui Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan
Kampar-Hutan Adat Imbo Putui di Desa Petapahan, Kabupaten Kampar, kini hadir menjadi destinasi wisata alam pilihan berbasis konservasi unggulan di Provinsi Riau. Melalui Program Desa Wisata, kawasan y
Jelang Musim Kemarau, RAPP Dukung Upaya Pemkab Pelalawan Perkuat Pencegahan Karhutla .
PANGKALAN KERINCI-Menjelang musim kemarau tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pelalawan menggelar Apel Kesiapsiagaan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lapangan Kantor
26 Tahun Dimakamkan, Jenazah Abu Zamroh Warga Inhu Riau Ditemukan Masih utuh Saat Pemindahan Makam
Saat sang ayah meninggal dunia, Miyos baru saja menyelesaikan pendidikan SMP dan berusia sekitar 15 tahun.Ia masih mengingat kondisi keluarga mereka saat itu yang hidup dalam kondisi susah.Rumah seder
Pasca Libur Idul Adha, Permohonan Paspor di Imigrasi Bengkalis Tetap Normal
BENGKALIS-Pelayanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis pasca libur bersama Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi terpantau berjalan normal tanpa adanya lonjakan signifikan, baik untuk