Senin, 20 Apr 2026
  • Home
  • Sosial
  • Dirut BUMD Tuah Sekata, Kinerja Bagus, Tapi Digoyang

Catatan SPIRITRIAU,

Dirut BUMD Tuah Sekata, Kinerja Bagus, Tapi Digoyang

Laporan: Febri. S
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 31 Mei 2021 09:49
dua dari kanan, Dirut BUMD Tuah Sekata, Tengku Efri Syaputra memimpin Konfrensi Pers
PELALAWAN- Tengku Efri Syahputra sudah menjabat sebagai Direktur BUMD Tuah Sekata Pelalawan, lebih enam bulan terhitung sejak Desember 2020. Jabatan yang ia peroleh, hampir dikatakan buah berkah Pilkada Pelalawan 2020 lalu.

Dimana saat itu, Tengku Efri Syahputra, merupakan orang terdekat dari mantan bupati Pelalawan, HM Harris. Saat bersamaan Pilkada anak dari HM Harris ini, ikut sebagai salah seorang kontestan Pilkada Pelalawan 2020. Tak terhindarkan, Tengku Elfri Syahputra terlibat dipusaran Pilkada memenangkan, jagoan yang diusung Golkar saat itu.

Hanya, saja ketika pesta Pilkada usai, putra dari mantan bupati Pelalawan ini, yakni Adi Sukemi berpasangan dengan M Rais tumbang. Tengku Efri Syahputra justru mendapatkan berkah dari helat Pilkada ini. Apalagi penunjukkan Direktur BUMD, setelah Pilkada usai, dan bupati Harris masih aktif.

Banyak yang menganggap penunjukan Tengku Efri Syahputra, oleh bupati lantaran ia berhasil memenangkan anak dari bupati Pelalawan saat itu khusus, di kecamatan Kuala Kampar dan secara keseluruhan di Pelalawan kalah telak. Dimana kecamatan Kuala Kampar tersebut merupakan tanah kelahiran Tengku Efri Syahputra. Iapun menyingkirkan dua kontestan lainnya.

BUMD Tuah Sekata sebenarnya, konsen bidang kerjanya, memberikan pelayanan kelistrikan, terkonsentrasi di kota Pangkalan Kerinci dengan ribuan pelanggan, ada juga diluar kecamatan Pangkalan Kerinci hanya saja berskala kecil.

Berdasarkan data yang dihimpun SPIRITRIAU.com, gagasan cemerlang BUMD Tuah Sekata menangani listrik ini dicetus oleh mantan bupati Pelalawan periode pertama yakni Tengku Azmun Jaafar. Saat itu kerja sama dibuat dengan membeli arus dari anak perusahaan PT RAPP yakni PT Riau Power Energy (RPE) dan berlanjut sampai sekarang.

Awalnya, kerjasama itu, hanya untuk menyuplai arus listrik terhadap masyarakat kurang mampu di Kota Pangkalan Kerinci, dengan koata daya 450 atau pun 900 Watts. Nyawa BUMD saat itu tergantung dari RPE. Seiring waktu berjalan menyusul pergantian pimpinan Pelalawan, BUMD Tuah Sekata terus mengepak. Ia berubah wujud menjadi perusahaan bisnis, salah satu perusahaan daerah yang akan diandalkan bisa memberikan sumbangan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Beralih jabatan Dirut yang ditekuni Tengku Efri Syahputra, saat ini tampaknya ia sadar jabatan yang ia duduki saat ini panas. Pekan kemarin, ia menggelar konfrensi Pers di Media Center kantor bupati Pelalawan. Konfrensi pers, ini tak terlepas teriakan kencang dari masyarakat terkait pelayanan listrik BUMD.

Berbagai persoalan ia sampaikan dihadapan wartawan. Terkait pelayanan, listrik diakibatkan oleh beberapa hal. Pertama, adalah masalah kabel pengantar arus sudah banyak berumur tua dan memerlukan peremajaan. Disisi lain, kabel bawah tanah, penyambung arus dari RPE ke BUMD adalah titik masalah, sulit diurai.

Bahkan untuk perbaikan administrasi, ia pun melakukan gebrakan fundamental, yakni melakukan rotasi 10 orang manajemen. Tidak itu, saja, untuk mengetahui keluhan masyarakat selama dirinya, menjabat sudah menyediakan nomor Call Center bahkan media sosial. Setiap keluhan masyarakat bisa disampaikan disini dan ditindak lanjuti begitu cepat.

Ia yakin dan percaya, untuk menilai kinerja adalah bukan didalam. Akan tetapi orang diluar yang melihat. Namun sesungguhnya, ia akan berusaha semaksimal mungkin memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. Bahkan saat ini, meskipun dihari libur, petugas BUMD dikerahkan bekerja melakukan perawatan jaringan.

Gebrakan yang dilakukan Tengku Efri Syahputra ini, tetap saja mendapatkan tantangan serius ditengah masyarakat. Apalagi, akhir-akhir ini, pelayanan BUMD menjadi sorotan tajam khusus di Pangkalan Kerinci. Hal ini seiring kondisi listrik sering 'hidup-mati'. Meskipun, Dirut sudah memberikan penjelasan resmi, baik itu melalui surat resmi atau, di media sosial akun facebook BUMD, tapi tetap saja, mendapatkan cibiran.

Berbagai komentar liar mengemuka, terutama di media sosial. Bahkan ada juga para masyarakat maupun netizen mendesak Dirut BUMD Tuah Sekata meminta untuk di evaluasi.***

ZukriBUMD Tuah Sekata
Berita Terkait
  • Rabu, 10 Nov 2021 07:47

    Tahun 2022 Pemda Pelalawan Realisasikan Pupuk Gratis, Bansos Yatim Piatu dan Janda Tua

    PELALAWAN- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Propinsi Riau Tahun 2022 akan merealisasikan bantuan pupuk gratis serta bantuan sosial (Bansos) ditujukan kepada anak yatim piatu dan janda tua serta orang tu

  • Jumat, 05 Nov 2021 12:52

    Bincang-bincang Persoalan Banjir dan Penanganannya Bersama Bupati Zukri

    PELALAWAN- Memasuki musim penghujan yang terjadi setiap akhir tahun masyarakat di Pangkalan Kerinci, ancaman banjir menjadi momok paling menakutkan. Banjir adalah musuh utamanya. Bahkan silih bergan

  • Minggu, 12 Sep 2021 16:04

    Cerita 8 Hari tak Ngator, Ternyata Bupati Zukri Kelilingi Desa di Perairan Pelalawan

    PELALAWAN- Bupati Pelalawan H Zukri melakukan kunjungan kerja (Kunker) spaktakuler berkeliling mengunjungi desa-desa di perairan seperti dikecamatan Kuala Kampar dan kecamatan Teluk Meranti. Selama Ku

  • Kamis, 03 Jun 2021 20:39

    Sukseskan Vaksinasi Gotong Royong, RAPP Dukung Pemulihan Ekonomi Sektor Hutan Tanaman Industri

    PELALAWAN - Sebagai upaya mendukung tercapainya kekebalan kelompok (herd immunity) serta mendorong pemulihan ekonomi di sektor hutan tanaman industri (HTI), PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) menye

  • Jumat, 28 Mei 2021 13:39

    Ditinjau Wabup, Kebun Kelapa Sawit Sido Mukti Diserang Hama Diduga dari PT SBP

    PELALAWAN- Pemilik kebun kelapa sawit di desa Sido Mukti, Kecamatan Pangkalan Kuras, menderita kerugian akibat Tandan Buah Sawit (TBS) mereka tidak lagi, memberikan hasil yang di peroleh setiap bulan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.