Minggu, 31 Mei 2026
  • Home
  • Sosial
  • Harga Bahan Pokok Naik, Dekranasda Siak Berikan Bantuan Bahan Pokok ke Warga

Harga Bahan Pokok Naik, Dekranasda Siak Berikan Bantuan Bahan Pokok ke Warga

Admin
Selasa, 06 Sep 2022 09:14
pekanbaru.tribunnews.com

SIAK - Menyadari naiknya harga kebutuhan pokok di Kabupaten Siak, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Siak beraksi.

Aksinya tersebut adalah memberikan bantuan bahan pokok untuk keluarga pra sejahtera.

Kegiatan ini berjalan dari minggu ke minggu, yang dipilih setiap Jumat. Sasarannya keluarga prasejahtera di setiap kampung berbeda. Jumat (2/9/2022) kemarin Dekranasda Siak hadir di kelurahan Simpang Belutu, kecamatan Kandis.

Rombongan Dekranasda ini dipimpin langsung oleh ketuanya, yaitu Rasidah Alfedri. Turut hadir ketua I Ananda Laila Putri, Ketua III Syarifah Raudah serta jajaran pengurus lainnya.

Rasidah menyampaikan, kegiatan tersebut memang telah menjadi agenda rutin. Ditambah lagi dengan naiknya harga sejumlah komoditas yang termasuk kebutuhan pokok di kabupaten Siak.

“Kami berupaya memberikan bantuan sembako untuk keluarga kurang mampu, untuk meringankan sedikit beban mereka di kala harga kebutuhan pokok mulai naik,” kata Rasidah.

Menurut Rasidah, aksi ini juga mengundang pertanyaan banyak pihak. Dari mana anggarannya? Rasidah pun menjelaskan bahwa pengurus Dekranasda tersebut menyumbang dari sisihan sisa belanja rumah tangga masing-masing. Mereka menyebut mempunyai celengan Dekranasda

“Selama sebulan kami menabung di celengan Dekranasda, dan pada tanggal baru kami membuka celengan itu. Lalu kami belikan Sembako dan kami antarkan ke keluarga prasejahtera,” kata dia.

Hasil bongkar celengan pada bulan ini lumayan baik. Sedikitnya Dekranasda bisa mengadakan 30 paket. Setidaknya ada 30 keluarga prasejahtera di kelurahan Simpang Belutu Kandis yang bisa dibantu.

“Paling tidak dalam seminggu ini mereka sudah punya kebutuhan pokok, sedikit meringankan beban mereka,” kata dia.


Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) Siak Wan Ibrahim mengatakan pihaknya telah mendatangi sejumlah pasar, mini market serta warung kelontong untuk memantau harga kebutuhan pokok.

“Saya sendiri langsung bertanya-tanya ke para pedagang. Seperti ke pedagang telur ayam, cabai, ikan, ayam hingga pedagang minyak goreng,” kata dia.

Ia mengatakan, pihaknya aktif memantau pergerakan harga dari hari ke hari. Selain itu pantauan langsung ke pasar-pasar sudah menjadi agenda rutin setiap bulan.

Dari pantauan itu, ia menemukan harga cabai merah asal Sumatra Barat mengalami kenaikan dari Rp 75 ribu menjadi Rp 85 ribu per kilogram. Sedangkan cabai lokal seperti cabai merah asal Siak Rp 65 ribu perkilogramnya.

“Kenaikan harga ini sudah terjadi sejak dua hari lalu, karena pemasok cabai mengalami kenaikan harga transportasi yang dipicu kesulitan mendapatkan BBM,” kata dia.

Wan Ibrahim menghimbau masyarakat untuk membeli sayuran lokal karena harga lebih murah. Ia juga mengusulkan untuk sayuran dan kebutuhan yng dimungkinkan ditanam di pekarangan rumah jauh lebih baik untuk menekan inflasi.

“Paradigma kita sudah saatnya berubah ke arah yang lebih baik, efektif dan efisien. Sekarang informasi sudah sangat terbuka, jadi menanam tanaman pangan di sekitar rumah juga termasuk dorongan kami, selain Tupoksi kami memantau harga dan operasi pasar,” kata dia.

Pihaknya juga telah mendatangi pedagang daging di pasar Raya Belantik, Siak. Ia menyebut harga daging masih normal.

“Saat ini daging belum mengalami lonjakan harga. Kita berharap, harga kebutuhan masyarakat tetap normal,” kata dia.

Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.