Selasa, 26 Mei 2026
  • Home
  • Sosial
  • Pemkot Pekanbaru Alokasikan Rp108 Miliar untuk Jaminan Kesehatan Warga

Berita

Pemkot Pekanbaru Alokasikan Rp108 Miliar untuk Jaminan Kesehatan Warga

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 03 Feb 2026 08:54
(FotoGoriau.com)
PEKANBARU â€" Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru mengalokasikan anggaran sebesar Rp108 miliar lebih untuk menjamin kesehatan masyarakat pada tahun 2026. Dana jumbo ini dikhususkan bagi warga yang masuk kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dalam program JKN KIS.

Jumlah warga yang iuran kesehatannya ditanggung sepenuhnya oleh APBD Kota Pekanbaru kini mencapai 305.442 orang. Angka ini menunjukkan komitmen serius pemerintah daerah dalam memastikan akses layanan kesehatan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Manfaat yang diterima masyarakat lebih besar dari anggaran yang ada. InsyaAllah kami bakal tingkatkan terus pelayanan kesehatan bagi masyarakat," ujar Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar ST MARch, Senin (2/2/2026).

Markarius menjelaskan bahwa anggaran kesehatan serta jumlah peserta PBPU di Kota Pekanbaru konsisten merangkak naik setiap tahunnya. Sebagai perbandingan, pada tahun 2024 anggaran yang dialokasikan hanya berkisar Rp67,8 miliar untuk 173.612 jiwa.

Artinya, dalam kurun waktu dua tahun, jumlah penerima manfaat meningkat hampir dua kali lipat dengan penambahan sebanyak 131.830 jiwa. Tren kenaikan juga terlihat dari tahun 2025 lalu, di mana anggaran berada di angka Rp79,5 miliar untuk 304.717 peserta.

Peningkatan anggaran pada tahun 2026 ini sejalan dengan keberhasilan Ibu Kota Provinsi Riau dalam mempertahankan status Universal Health Coverage (UHC). Saat ini, capaian program UHC di Kota Pekanbaru tercatat sangat memuaskan, yakni menyentuh angka 100,071 persen.

Kondisi ini memastikan bahwa hampir seluruh penduduk Kota Pekanbaru telah memiliki payung perlindungan kesehatan. Pemerintah berharap dengan besarnya anggaran yang digelontorkan, tidak ada lagi warga yang kesulitan mendapatkan pelayanan medis di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya karena kendala biaya. (grc)
Sumber: GoRiau.com

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.